Negeri yang dipimpin oleh keturunan Dewi Amaterasu ini memang selalu selangkah di depan. Dulu mimin sempat membahas tentang aplikasi yang digunakan untuk melihat keramian toilet umum. Agar penduduk tidak perlu mengantre saat pengen pipis. 😀 Sekarang mimin akan bahas yang lebih canggih lagi. Sebuah map digital dirancanang untuk meningkatkan kewaspadaan sekaligus menanggulangi kejahatan di Jepang! Emang bisa? Bisa dong, kita kupas tuntas Map bertajuk Report of Crime berikut ini.

Akiba-chan dan akiba-kei pasti tau. Meskipun Jepang terkenal dengan kesiagaannya terhadap pelayanan masyarakat dan tingkat kriminal yang rendah, tapi tetap saja yang namanya orang jahat kadang masih bisa muncul. Seperti chikan atau kadang pelanggaran peraturan lokal yang cukup bikin warga geleng kepala. Nah, buat mengatasi hal tersebut, kemarin pemerintah meluncurkan sebuah aplikasi map dengan nama Gaccom Anzen Navi. Atau akan lebih keren kalau disebut Report of Crime ‘s Map.

Ini adalah peta yang mencakup seluruh wilayah Jepang. Dari ujung utara Hokkaido sampai ke pulau Okinawa. Oke, peta ini bukan cuman sekedar peta biasa lho. Di dalamnya tersusun 27 kategori yang memasukkan semua jenis informasi lokal yang perlu diperhatikan, termasuk kejadian kejahatan yang pernah atau sering terjadi disana. Lengkap dengan ikon yang sesuai untuk kemudahan pengguna.

Berikut penjelasan dari setiap ikon (dari kiri ke kanan):

  • Orang mencurigakan
  • Orang asing yang suka sok kenal
  • Orang hentai
  • Pengintip
  • Kamera pengintai rok
  • Prostitusi
  • Penyerangan/penganiayaan
  • Senjata berbahaya

  • Ancaman/pencurian
  • Narkoba
  • Jambret
  • Pencuri
  • Perampokan
  • Perusakan
  • Kecelakaan Lalu Lintas
  • Kebakaran

  • Bencana Alam
  • Keadaan darurat
  • Binatang sering muncul
  • Orang hilang
  • Penipuan
  • Gangguan
  • Berbahaya untuk anak-anak
  • Cedera

  • Kematian
  • Penyakit
  • Pemberitahuan umum (misalnya pemadaman listrik, gas, atau lainnya)

Nah kalau kalian klik detail di masing-masing ikon yang muncul di peta akan diberikan info lebih lanjut lho. Seperti kejadian kejahatan sekuhara pengintipan rok yang terjadi pada 6 Mei 2017 misalnya. Atau ditemukannya beberapa orang dengan gerak-gerik mencurigakan satu minggu lalu.

Peluncuran peta Report of Crime ini bertujuan agar masyarakat yang menggunakan lebih waspada. Jadi dengan melihat map mereka juga bisa tau titik titik mana yang biasa nya rawan. Selain itu peta ini juga bisa memberikan efek jera kepada pelaku kejahatan. Kan dengan menampilkan kejadian terupdate akan memperkecil ruang gerak mereka. Maka dari itu Gaccom Anzen Navi menjelaskan bahwa aplikasi map ini selalu diupdate sesering mungkin.

Kabar gembiranya lagi adalah, peta ini free, bisa digunakan kapan saja dan siapa saja. Karena tersedia juga dalam bahasa inggris. Wih, gerak cepat nih Jepang. Indonesia kapan ya bisa kayak gini? 😀