Ada kejadian unik di Perusahaan Kereta Jepang wilayah Tokyo kemarin. Biasanya sih, keterlambatan kereta menjadi hal lumrah di berbagai negara belahan dunia lain. Indonesia misalnya, kereta atau bahkan pesawat telat sudah menjadi bumbu kehidupan sehari-hari. Udah nggak aneh dan hampir bisa dimaklumi. Tapi di jepang emang beda lagi.

Negara matahari terbit tersebut memang memperlakukan keterlambatan kereta sebagai masalah yang serius. Akiba Nation pernah membahas bila kereta telat, pihak perusahaan kereta akan memberikan keterangan berupa selembar surat yang bisa digunakan penumpang sebagai approve supaya tidak kena hukuman atau denda karena telat. (selengkapnya bisa kalian baca di link berikut ini).

Dan ternyata, bukti tanggung jawab perusahaan kereta jepang tidak berhenti sampai keterlambatan doang. Masalah keberangkatan kereta yang lebih awal dari jadwal pun dianggap sebagai kelalaian serius. Meskipun selisihnya hanya 20 DETIK saja.

Kelihatannya sih, masalah kayak gini sepele banget yak. Mungkin kalau dinalar, keberangkatan lebih awal sebuah kereta memang bisa bikin bingung. Misalnya banyak penumpang tertinggal (apalagi yang suka nelat kayak di negara kita hehe). Namun dilihat dari kacamata kita sebagai orang awam selisih 20 detik mah nggak banyak berarti. Ibarat kayak orang kentut, dikejar juga nyampe. Kecuali emang berangkatnya sejam lebih awal tanpa pemberitahuan, betul nggak? 😀

Woo tapi nggak gitu ya kalau di Jepang. Hari selasa kemarin, sebuah kereta di jalur Tokyo, Tsukuba Express, dianggap gagal menaati peraturan. Kereta yg menghubungkan Akihabara dan Tsukuba ini seharusnya berangkat dari stasiun Minami Nagareyama pada pukul 9:44 pagi. Tapi hari itu malah berangkat pukul 9:43 lebih 40 detik. Yep, cuma kecepetan 20 detik doang. Oleh karena itulah. Setelah mendapat kabar dari stasiun keberangkatan, perusahaan kereta jepang yang berposisi di Tokyo segera membuat pengumuman permohonan maaf.

Terjemahan:

“Pada tanggal 14 November, pukul 09.44 pagi, sebuah kereta api Metropolitan Intercity Railway Company (kantor utama di Tokyo, Chiyoda, Presiden & CEO Koichi Yugi) telah berangkat dari Stasiun Minami Nagareyama sekitar 20 detik lebih awal dari waktu yang tertera pada jadwal. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan”

Mengapa mereka sebegitu sigapnya? Bukannya lebih bagus kalo berangkat lebih awal jadi nggak telat?

Ternyata nggak bisa gitu lho akiba-chan dan akiba-kei. Banyak alasan dan antisipasi yang mendorong perusahaan kereta untuk meminta maaf. Menurut Mr. Sato, salah satu member Soranews selaku orang jepang asli menyatakan bagi mereka (orang jepang) dua puluh detik itu sangat berarti. Mungkin bagi orang di negara lain memang tidak ada bedanya, tapi bagi mereka ada banyak hal yang bisa dilakukan dengan waktu singkat tersebut.

Kereta api jepang terkenal dengan jadwalnya yang sangat tepat waktu. Orang juga akan sangat tepat waktu saat menggunakannya. Perusahaan kereta jepang memikirkan seluruh penumpangnya agar tidak ada satupun yang ketinggalan. Jadi, perbedaan dua puluh detik di jepang sangat berarti bagi penumpang.

Meskipun sepele, bila lalai dan tidak menerbitkan pengumuman maka akan banyak penumpang yang kena imbasnya. Misalnya, saat kereta berangkat lebih cepat ada yang tertinggal karena mengira kereta tepat waktu (belum berangkat). Akibatnya penumpang tertinggal akan mencari alternatif kendaraan lain atau kereta berikutnya. Dan ujungnya mereka akan terlambat bekerja/sekolah dan sejatinya itu bukan salah mereka. Jadi disinilah gunanya perusahaan kereta meminta maaf sekaligus memperjelas pengumuman.

Gimana akiba-chan dan akiba-kei? amazing banget nggak sih. 😀 Andaikan disini bisa seamazing jepang mungkin mimin bakal pergi kerja tiap hari pake kereta. Nggak perlu repot bawa motor. :”D