Ngomong-ngomong tentang pernikahan di Jepang lagi nih, kemarin sudah lumayan rame gara-gara Konin Todoke dibuat dengan desain anime, sekarang malah ada yang bikin geger lebih parah. Entahlah, emang gegerin mangkelin atau nyenengin. Baru-baru ini, masyarakat (mungkin juga pecinta Yaoi kelas berat) digegerkan dengan dibukanya situs yang menunjang upacara pernikahan sesama jenis di Jepang. Meskipun ya, secara resmi pemerintah belum memberikan izin tertulis tentang perkawinan terlarang ini 😀

JWceremony (8)

Sebuah lembaga jasa pernikahan dengan nama situs Equal Wedding menawarkan layanan pengadaan upacara pernikahan secara tradisional untuk semua kalangan: tidak mengenal kebangsaan, gender dan jenis kelamin. Yak, itu berarti sangat terbuka juga bagi LBGT untuk menggunakan jasa ini. Jadi dalam situs tersebut dipasang poster gede yang menggambarkan cowok menikah dengan cowok, serta sebaliknya. Layanan ini baru tersedia di Daerah Kansai. Tetapi konon katanya bakal meluas di daerah lain.

JWceremony (9)

 

Seperti yang terlihat pada official website mereka, pengunjung disuguhkan untuk memilih “Rencana Pernikahan” yang tersedia dalam empat paket berbeda, yaitu Noh, Machiya, Samurai dan Basic Ceremony (pernikahan jepang tradisional pada umumnya). Satu paketnya dikenakan biaya mulai 4.500 Dollar. Itu sudah termasuk penyewaan baju pengantin, make up, kizuna musubi, kagamiwari, Sansan-kudo, Tamagushi, serta pemotretan untuk foto kenangan. Dikenakan tambahan biaya bila ingin direkam dan diabadikan dalama bentuk video. Di deretan pilihan baju pengantin pun tidak hanya punya pilihan satu jenis, tetapi banyak sekali kostum yang bisa dipilih baik untuk diri sendiri maupun pasangan. Bgai yang berminat menggunakan layanan ini cara daftarnya pun cukup mudah. Hanya dengan mengeklik sign-up dan mengisi lembar form nya kalian sudah dapat memesan jasa mereka.

JWceremony (2) JWceremony (3)

 

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Lembaga yang berbasis di Osaka ini ini selain menerbitkan layanan untuk LBGT juga berencana membuka jasa pesta pernikahan untuk pasangan normal. Hmm…sepertinya ini kan menjadi pro dan kontra di dalam masyarakat jepang sendiri. Mengingat orang Jepang memang sangat ‘nggak bersahabat’ jika menyangkut tentang adat dan sesuatu yang tabu. Tapi disisi lain mereka juga sangat menghormati keputusan penduduknya secara indivisu. Iyasih karya anak bangsa mereka banyak yang bau Yaoi tapi rasanya kalau sudah ada yang berani membuka langkah seperti ini Kelegalan LBGT sudah bisa dirasakan. Yah, mimin agak gak rela sih nanti gak kebagian cowok cakep :”D #apawoy #abaikan

Lbgt