Mina-san dari generasi tahun 90-an pasti tahu judul-judul animanga klasik macam Doraemon dan Crayon Shin-chan. Seri-seri tersebut seringnya bersetting di perkotaan Jepang asli, memperlihatkan gerombolan karakter yang berupa satu keluarga yang tinggal dalam satu rumah. Format itu menarik perhatian seorang penulis, membuatnya menyelidiki bagaimana perkembangan perekonomian keluarga Jepang pada masa itu dan sekarang.

Penulis tersebut bernama SOW, yang membuat light novel Combat Baker & Automaton Waitress. Selain itu ia juga terlibat sebagai penulis scenario game Bravely Default Praying Brage dan Grimms Notes.

Menarik melihatnya bisa ada waktu dan ketertarikan untuk melakukan penyelidikan topic macam ini. Tapi lumayan terhubung bagi yang mengikuti LN Combar Baker buatannya, yang kadang mendiskusikan perekonomian dan properti melalui usaha protagonisnya yang seorang pemilik bakery.

Eniwei, mari kita mulai penjelasan SOW sensei, yang dia awali dengan penjelasan bagaimana apa yang dikatakan sebagai “rumah tinggal umum” dapat berubah sesuai perkembangan jaman. Contohnya rumah seri Sazae-san yang dari era tahun 1940an.

Setting seri itu menghadirkan sebuah rumah dengan area tinggal terpisah di Setagaya, Tokyo, berisikan dua generasi keluarga dengan 8 anggota termasuk peliharaan. Tinggal dalam keluarga besar dalam rumah yang luas memang umum pada jaman itu, tapi saat ini rumah macam itu dijual seharga 150 jutaan Yen.

Terus lompat ke 1970an, ke rumah Keluarga Nobi Doraemon. Mina-san pasti kenal ya 😉 rumah single dengan dua lantai di Nerima, Tokyo, seharga 70 juta Yen. Walau setengahnya Sazae-san, SOW sensei komentar gaji ayah Nobita pasti cukup bagus karena harga cicilan rumahnya bisa 200k/bulan.

SOW sensei komentar lagi bagi yang berpikiran bisa saja keluarga Nobita menyewa rumah itu, mengatakan kalau meskipun itu sewa dan lebih rendah, tetap saja biaya sewanya bisa mencapai 160k/bulan mengingat harga dasar rumah itu.

Berikutnya rumah keluarga Tsukino SailorMoon yang terletak di Azabu-Juban di Tokyo, yang mirip rumah Sazae-san, berbentuk rumah terpisah, tapi dengan desain modern dan stylish, dan lebih Waw lagi karena sampai ada taman.

Ini mungkin yang mengejutkan, karena dengan hal-hal yang telah disebutkan tadi, menurut perkiraan SOW sensei rumah ini lebih muahall lagi daripada rumah Sazae-san. Yang kemungkinan bisa mencapai 450 jutaan Yen!!

Kemudian diakhiri dengan rumah keluarga Nohara Shin-chan, yang berupa rumah 2 lantai yang terletak di Kasukabe. Dikatakan kalau harga rumah itu bisa mencapai 20 jutaan Yen jika diperkirakan dengan harga rumah rata-rata.

Termasuknya agak rendah, tapi diingatkan lagi kalau pada struktur keluarga Shin-chan, mamah Misae-san full-time jadi ibu rumah tangga, punya mobil, dengan anak dua; Shin-chan dan Himawari. Walau papah Shin-chan yang kerjanya sibuk itu terasa masuk kelas menengah, jika diukur dengan standard masa kini keluarga Nohara sudah bisa dikategorikan kelas atas.

SOW sensei melanjutkan dengan mengatakan kalau bentuk keluarga yang dulunya dianggap umum adalah yang seperti keluarga Shin-chan. Ayah yang bekerja, ibu rumah tangga, dua anak, dan dengan rumah sendiri. Tapi nyatanya saat ini kurang dari lima persen rumah tangga di Jepang yang berstruktur seperti itu.

Karena itu terlihat kalau ada perubahan akan apa yang dianggap normal pada struktur tempat tinggal animanga Jepang. Semakin banyak muncul dan dianggap umum dalam dunia animanga adalah orang-orang yang tinggal sendirian, atau di tempat dimana orang-orang yang tak ada hubungan tinggal bersama, yang diberi contoh melalui anime Tatami Galaxy.

Comments