Content provided by Keepo. Perkembangan smartphone di jaman sekarang ini membuat banyak produsen berlomba-lomba untuk memproduksi smartphone dengan harga yang semurah mungkin, namun dengan spesifikasi yang mumpuni sehingga brand mereka lebih dilirik banyak orang. Makanya nggak heran kalo produsen smartphone sekarang berlomba untuk membuat smartphone dengan jumlah core processor yang banyak.

Baca Juga:

Yang memang secara langsung berdampak pada performa dari smartphone itu sendiri. Tapi, apa sih sebenarnya jumlah core processor smartphone yang kalian gunakan, dan seberapa pentingkah itu sebenarnya? Yuk kita bahas!

Umumnya, sekarang ini smartphone sudah dilengkapi dengan smartphone mulai dari dual core, quad core, hexa core dan bahkan octa core, yang masing-masing merujuk pada kata didepan “core”, yaitu processor yang memiliki 2,4,6 dan 8 core sekaligus.

Apakah smartphone yang memiliki jumlah core lebih banyak akan bekerja dengan lebih cepat? Pasti! Namun, yang kalian harus tahu adalah semakin banyak core pada processor kalian, yang jelas akan membutuhkan daya lebih besar sehingga penggunaan listrik akan lebih banyak. Hal ini juga harus seimbang dengan kapasitas baterai yang ditawarkan, apakah mampu untuk memberikan daya kepada processor setidaknya untuk aktivitas seharian penuh.

Processor juga punya 2 jenis

Layaknya manusia, processor juga memiliki 2 jenis umum yang sering kita jumpai, yang pertama adalah processor hemat daya. Processor ini dirancang sedemikian rupa sehingga mampu memberikan efisiensi yang bagus namun dengan kemampuan yang tidak “malu-maluin”. Sebagai contoh, Cortex A53 menjadi processor favorit karena dikenal sebagai processor hemat daya.


Selain hemat daya, ada juga smartphone yang dikenal sebagai processor cepat, yang dalam hal ini dikhususkan untuk kalian yang punya mobiitas tinggi dan memerlukan kinerja smartphone yang cepat. Anggap saja digunakan untuk editing atau bermain game mobile.

Jadi, processor memang menjadi salah satu poin penting yang harus kalian perhatikan sebelum membeli sebuah smartphone, dengan mengenali kode berapa jumlah “core” dalam satu processor. Namun, faktor lain terutama baterai juga harus diperhatikan mengingat smartphone dengan jumlah “core” processornya yang lebih banyak, akan membutuhkan daya listrik yang lebih.

Nah sekarang minimal kamu udah tahu kalo processor terbaru dan besar itu gak melulu jadi indikator bagusnya smartphone kamu. Pertimbangkan juga fitur lainnya yang juga berhubungan dengan kinerja processor, seperti grafis dan kapasitar baterai.