Tidak ada yang lebih menyenangkan selain mengenang kembali masa kecil, bukan? Nostalgia dengan apa saja yang pernah terjadi di masa lalu selalu membawa pelajaran yang baik untuk kita semua (tidak termasuk mengenang gebetan yang sulit peka). Nah, karena topiknya nostalgia, pada kesempatan kali ini Akiba Nation akan membawa Akiba-chan dan Akiba-kei sekalian kembali ke zaman dahulu yang benar-benar ‘dahulu’. Kita akan membahas perangkat elektronik Jepang tahun 1970-an yang pernah populer di zamannya.

Beberapa barang berikut ini adalah yang sempat booming, dibandrol dengan harga lumayan mahal, dan tentunya terlihat high-end di masanya. Walaupun kini tergantikan oleh inovasi-inovasi perangkat elektronik Jepang yang terus melesat bagai anak panah yang terlepas dari busurnya. Ya, meski sekarang menjadi benda-benda yang tampak biasa saja dan harganya terbilang cukup murah sekali, pada kenyataannya peralatan tersebut amat penting dan sangat dibutuhkan.

Kira-kira apa saja, ya? Yuk, langsung disimak Minasan! 😀

Mesin Pengering Futon – Mitsubishi

Mitsubishi bukan hanya mencipta mobil-mobil keren, namun perusahaan ini melebarkan sayapnya ke ranah elektronik. Pada tahun 1977, Mitsubishi mengeluarkan barang elektronik paling mutakhir di zamannya yang disebut mesin pengering futon. Futon adalah sejenis kasur lipat tidur khas tradisional Jepang yang bisa dipakai di mana saja. Perusahaan raksasa ini menarget para ibu rumah tangga yang kesulitan mengeringkan futon.

Mesin pengering futon yang diluncurkan oleh Mitsubishi merupakan satu set futon terdiri dari shikibuton sebagai alas tidur dan kakebuton yang lebih lunak sebagai selimut. Meskipun setiap rumah di Jepang mempunyai futon, mesin pengering futon untuk rumah tangga baru pertama kali ditemukan pada tahun-tahun berikutnya. Harganya lumayan menguras kantong, yakni 8500 yen atau sekitar 2,5 juta rupiah. Fungsinya hanya mengeringkan futon, tidak bisa untuk yang lain.

Mesin pengering futon buatan Mitsubishi ‘meledak’ pada masanya. Produk hasil inovasi perusahaan ini sukses dengan penjualan teratas dan ludes terjual hingga 1,75 juta unit di tahun pertama. Tidak hanya di ranah lokal, mesin pengering futon juga populer di mancanegara. Produk yang sama kemudian dikeluarkan oleh perusahaan lain, namun tidak seterkenal keluaran Mitsubishi.

Magic Jar RH – Zoujirushi

Zoujirushi adalah perusahaan Jepang yang ikut andil cukup besar dalam pengembangan penanak nasi elektronik. Pada tahun 1970, di bulan Mei, perusahaan ini menelurkan penanak nasi elektronik yang dinamai Magic Jar dengan tipe RH. Tak disangka, konferensi persnya yang diadakan di berbagai tempat di seluruh kota-kota besar Jepang mendapat sambutan yang hangat dari masyarakat.

Setelah peluncurannya, Magic Jar RH yang dibandrol dengan harga 3900 yen atau sekitar 1,1 juta rupiah merupakan perangkat elektronik Jepang yang begitu populer di zamannya. Penjualannya meledak di awal bulan peluncuran, dan meningkat hingga bulan-bulan berikutnya. Jadi, kita sebagai kids jaman now wajib bersyukur hidup di masa sekarang yang penanak nasinya dijual dengan harga yang murah sangat. 🙂

Casio Mini – Casio

Casio Mini adalah kalkulator yang dirilis oleh Casio pada Agustus 1972. Harganya lumayan bikin dompet nangis, yakni 6000 yen atau sekitar 1,8 juta rupiah. Bandingkan dengan kalkulator zaman sekarang yang bisa kamu beli mulai dari puluhan ribu rupiah saja. Hayooo… kids jaman now masih yakin enggak mau bersyukur? Sana gih cepat mengucap ‘alhamdulillah’.

Oh iya, perangkat elektronik Jepang tahun 70-an satu ini dikenal sebagai ‘kalkulator pribadi’ pertama di dunia. Pada zaman itu, kalkulator punya image sebagai perangkat mahal yang hanya digunakan oleh perusahaan besar saja. Casio Mini merupakan produk kalkulator pertama dengan harga terjangkau yang membuat kalkulator banyak digunakan di kalangan konsumen perseorangan.

Walkman TPS-L2 – Sony

perangkat elektronik jepang

Pasti tidak asing nih di telinga Minasan! Walkman, gitu, pemutar kaset stereo portabel pertama di dunia yang populernya kebangetan! Bahkan, tanggal perilisannya tercatat oleh sejarah, yakni 1 Juli 1979 diluncurkan oleh Sony. Di masa kini, Walkman TPS-L2 menjadi primadona, terutama di kalangan para remaja dan pencinta musik.

Sebagai revolusioner, tentunya Sony tidak mau memasang harga murah dong. Di awal peluncurannya, Walkman TPS-L2 dihargai sekitar 8500 yen. Kalau dikurs dengan mata uang kita, harganya mencapai 2.5 juta rupiah. Wow banget, bukan? Yang beli anak-anaknya holang kaya semua ini mah. Apalah Penulis yang cuma ‘kuli-kata’. 🙁

Cassette Densuke TC-2850SD – Sony

Cassette Densuke TC-2850SD merupakan tape recorder terbaik di zamannya. Produk ini diluncurkan pada tahun 1973. Dalam menjalankan fungsinya Cassette Densuke TC-2850SD mengunakan kaset. Kualitasnya cukup high-end dan sering digunakan oleh para profesional.

Yang menarik dari produk ini ialah digunakan saat liputan penghentian operasi kereta uap di Jepang. Karena digunakan pada momen yang super penting itu, produk besutan Sony tersebut menjadi booming di era 70-an. Harganya sekitar 5000 yen atau 1.5 juta rupiah.

Apple II – Apple

perangkat elektronik jepang

Sebenarnya Apple bukanlah perangkat elektronik Jepang, melainkan dari luar Jepang. Meski begitu, produk asing ini mendapat tempat di hati masyarakat Negeri Bunga Sakura pada dekade 70-an. Apple II adalah komputer yang dinilai berukuran paling kecil di masanya. Komputer ini diluncurkan Apple pada tahun 1977.

Produk inovatif lahir karena keyakinan Steve Jobs dan timnya akan potensi pasar komputer berukuran kecil. Apple percaya, komputer bakal lebih banyak digunakan oleh orang biasa di rumah dan bukan oleh ahli komputer saja. Dan keyakinan tersebut menjadi kenyataan! Oh iya, harganya sekitar 50.000 yen, yakni 15 juta rupiah.

Carry Compo CS-9 – Aiwa

Carry Compo CS-9 adalah kompo dengan lebar 43 cm yang diluncurkan Aiwa pada tahun 1979. Produk ini pada masanya mendapat sorotan positif, karena berhasil memasukkan teknologi kompo terbaik sembari mengurangi dimensi kompo-nya. Carry Compo CS-9 besutan Aiwa merupakan perangkat elektronik Jepang yang begitu fenomenal. Harganya sekitar 7000 yen atau 2.1 juta rupiah.

Itulah beberapa perangkat elektronik Jepang yang populer di tahun 70-an, apakah Minasan sebagai kids jaman now mengenal salah satunya? 😀 Oh iya, sebagai informasi, hitungan rupiah di masa lalu jauh berbeda dengan di masa sekarang. Jadi Minasan bisa memperkirakan sendiri, ya, berapa harganya! 😉