Bulan lalu keluar visual pertama untuk movie adaptasi live-action Hollywood untuk Ghost in the Shell. Setelah itu banyak pro dan kontra akan visual movie tersebut. Banyak yang berpendapat visual itu bagus, tapi banyak juga yang tidak menyukainya karena Hollywood memakai artis barat untuk memerankan karakter Jepang. Dari awal, memang banyak yang berpendapat kalau Hollywood tidak bisa membuat adaptasi movie live-action yang bagus dari media asal Jepang. Dan jika ingin memberikan contoh, kemungkinan besar orang-orang akan memakai movie Dragon Ball Evolution sebagai contoh utama. Banyak sekali yang kecewa dan membenci movie itu, dan kepada orang-orang tersebut, Ben Ramsey sang penulis untuk movie Dragon Ball Evolution, baru-baru ini telah menuliskan surat permohonan maafnya.

dbe

Surat permohonan maaf ini bermula dari Derek Padula. Derek adalah seorang penulis dan penggemar berat seri Dragon Ball. Dalam menulis buku barunya ia ingin mengundang Ben Ramsey untuk mewawancarainya. Dalam balasan undangan itulah Ben memohon maaf atas cerita Dragon Ball Evolution yang ditulisnya. Dalam surat tersebut Ben menuliskan;

“Aku tahu suatu saat ini akan terjadi. Dragon Ball Evolution adalah saat paling menyakitkan dalam titik kreativitas dalam hidupku. Melihat namaku sebagai penulis dalam sesuatu yang sangat dibenci oleh dunia sungguh menyakitkan. Membaca surat hate mail dari seluruh dunia sungguh menyakitkan. Selama bertahun-tahun aku berusaha memantulkan tuduhan yang dilemparkan kepadaku, tapi pada akhirnya semua telah tertulis dan aku akan mengambil tanggung jawab karena telah sangat mengecewakan banyak fans. Aku telah berbuat sebisaku, tapi pada akhirnya aku telah ‘menjatuhkan bola naganya’

Saat itu aku bergabung dengan projek tersebut karena mengejar gaji besar, bukan sebagai fans tapi sebagai bisnismen melaksanakan tugas. Aku telah belajar bahwa jika kau berusaha berkreativitas tanpa hasrat maka hasilnya tidak akan bagus, bahkan menjadi sampah. Maka dari itu aku tidak akan menyalahkan siapapun akan Dragon Ball selain diriku sendiri. Sebagai seorang fans dari seri lain, aku tahu apa rasanya saat sesuatu yang kamu cintai dan antisipasi memberikan hasil yang mengecewakan. Aku harap aku dapat menebus kesalahanku dengan membuat sesuatu yang keren dan menyenangkan yang aku sukai yang juga akan kamu sukai. Itu adalah  pekerjaan yang aku lakukan sekarang.”

Setelah itu Ben juga memuji film pendek Dragon Ball buatan fans, Dragon Ball Z: Light of Hope. Ia mengatakan bahwa film itu adalah apa yang seharusnya menjadi Dragon Ball Evolution, dan memang para fans Dragon Ball jauh lebih menyukai Light of Hope dibandingkan dengan Evolution.

Bagaimana dengan Akiba-kei dan Akiba-chan? Apakah ada yang sudah menontonnya? Apakah permohonan maaf ini bisa diterima bagi para fans Dragon Ball?
Kita berharap saja movie adaptasi Ghost in the Shell tidak sampai separah ini.