Berita penangkapan pengancam seiyuu Ishikawa Yui bukan satu-satunya kabar animanga yang berhubungan dengan hukum yang muncul dalam minggu ini. Karena muncul kabar lain lagi macam itu yang mungkin membuat rasa kecewa karena nama besar yang terlibat. Dimana dikabarkan kalau pendiri studio anime ufotable Kondo Hikaru kena denda karena melanggar hukum dimana ia tidak membayar pajak.

Ya, nama yang mengejutkan karena ufotable adalah salah satu studio anime yang paling populer dan membanggakan saat ini. Studio tersebut dikenal saat ini sebagai pembuat dari anime Kimetsu no Yaiba, dan bisa dibilang yang membuat seri animanga itu meleduk popularitasnya.

Tapi bahkan sebelum itu studio tersebut juga sudah meleduk juga popularitasnya berkat mengadaptasikan anime berbagai karya dari Type-Moon, seperti seri movie Kara no Kyoukai Garden of Sinners dan juga membuat anime Fate/Zero dan Fate/Stay Night Unlimited Blade Works.

Visual animasi mereka yang begitu apik dan kece yang menggabungkan anime 2D dengan efek CG membuat munculnya istilah Unlimited Budget Works dengan berkat kualitas animasinya yang terlihat begitu tinggi bagaikan uang yang dihamburkan mereka tak ada batasny. Tapi candaan itu jadi terasa bisa memberi kesan negatif.

Dengan kabar kalau presiden dan salah satu pendiri studio itu, Kondo Hikaru, ditemukan melanggar hukum pajak konsumsi dan pajak perusahaan dengan tidak membayar pajak. Sesuatu yang telah dikabarkan dari April 2019 lalu dan bahkan dijadikan bahan ejekan oleh cosplayer Itsuku Reiji dengan sang presiden dituduh tidak bayar pajak ratusan juta Yen.

Tuduhan itu kini diperjelas dengan baru-baru ini dikabarkan kalau Kondo gagal membayar pajak total sebesar 139 juta Yen, dengan 110 juta untuk pajak perusahaan dan 29 juta untuk pajak konsumsi. Dan diduga kalau Kondo menggunakan uang pajak yang tak dibayarnya itu untuk membiayai bisnis dari perusahaannya, alias untuk produksi anime ufotable.

Tapi setidaknya dikabarkan kalau masalah itu sudah selesai, dengan pengacara yang mewakili Kondo mengatakan Kondo kini telah membayar denda tersebut, dan juga memohon maaf kepada fans dan orang-orang yang terlibat kepada sang presiden.