Walau saat ini penyuntikkan vaksin coronavirus sedang berjalan, keadaan tidak membaik begitu saja. Dan bicara soal hal tersebut, baru-baru ini ada perkembangan pada status darurat coronavirus di Jepang. Dimana beberapa tempat ada yang selesai lebih awal, tapi ada juga yang malah diperpanjang lagi. Dan perpanjangan tersebut sayangnya membuat diadakannya event Comiket 99 juga jadi diundur lagi.

Sebelumnya dikabarkan kalau semakin meningkatnya kasus positif coronavirus sejak bulan Desember 2020 dan masih berlanjut sampai awal 2021 membuat negara Jepang memasuki masa darurat coronavirus lagi seperti pada musim semi 2020 .

Awalnya darurat itu hanya diberlakukan di prefektur Saitama, Kanagawa, Chiba, tapi kemudian beberapa hari setelah itu areanya diperluas lagi, mencakup Gifu, Fukuoka, Aichi, Hyogo, Kyoto, Osaka, dan juga Ibukota Tokyo. Darurat tersebut awalnya dijadwalkan sampai 7 Februari, akan tetapi kemudian diperpanjang lagi sampai tanggal 7 Maret.

Dan terjadi perkembangan lagi yang pahit manis pada status darurat coronavirus tersebut. Dimana untuk bagian manisnya, masa darurat pada prefektur Gifu, Fukuoka, Aichi, Hyogo, Kyoto, Osaka diberhentikan tanggal 28 Februari, lebih awal dari rencana.

Tapi untuk bagian pahitnya, prefektur Saitama, Kanagawa, Chiba, dan Ibukota Tokyo tak hanya tetap berjalan, tapi malah diperpanjang lagi masa daruratnya, jadi sampai tanggal 21 Maret besok. Dan mengikuti pengumuman tersebut muncul juga yang kabar tak menyenangkan bagi pengikut event animanga di Jepang.

Karena seperti yang dikatakan diawal, event Comiket alias Comic Market yang ke-99 yang awalnya dikabarkan untuk diadakan pada tanggal 2-4 Mei 2021, diumumkan memutuskan untuk diundur lagi pengadaannya. Para staff event itu berharap mereka bisa mengadakan event tersebut pada musim dingin, tapi rencana itu juga belum pasti.

Dijelaskan kalau bahkan setelah masa darurat di Tokyo selesai pada tanggal 21, pengukuran transisi akan diberlakukan sampai beberapa waktu kedepan, dan bahkan setelah transisi itu selesai sebelum bulan Mei, tetap diperkirakan akan ada pembatasan pada event besar macam Comiket, membuat para staff memutuskan untuk mengundurkan event itu lagi.