Halo Readers??!!! ketemu lagi bersama saya sang pembawa info seputar Jepang yang gak mainstream dan bisa bikin harimu menyenangkan!, jangan bosan-bosan untuk ke website Akibanation.com ya! bagi kamu pencinta negeri Sakura, pastinya website ini bisa menambah wawasan anda yang ingin lebih mengenal Jepang.
Baiklah hari ini saya akan share informasi nih tentang bangunan tertinggi dan terindah di Tokyo yak pastinya kalian tau “Tokyo Tower”, oke langsung saja kita bahas si menara indah ini!.

Menara Tokyo  adalah sebuah menara di Taman Shiba, Tokyo, Jepang. Tinggi keseluruhan 332,6 m dan merupakan bangunan menara baja tertinggi di dunia yang tegak sendiri di permukaan tanah. Berdasarkan peraturan keselamatan penerbangan, menara ini dicat dengan warna oranye internasional dengan warna putih di beberapa tempat. Bangunan sekelilingnya lebih rendah, sehingga Menara Tokyo bisa dilihat dari berbagai lokasi di pusat kota.

Tokyo-Tower
Tokyo Tower di Malam Hari

Menara Tokyo terkenal sebagai simbol kota Tokyo dan objek wisata daripada fungsinya sebagai menara antena pemancar TV analog (UHF/VHF), TV lokal digital, dan radio FM. Selain itu, perusahaan KA East Japan Railway menggunakan menara ini untuk meletakkan antena radio sistem darurat kereta api, dan sejumlah instrumen pengukuran dipasang oleh Kantor Lingkungan Hidup Metropolitan Tokyo.

Sejarah Singkat Menara Tokyo

Nama resminya adalah Nippon Denpatō , (Menara Gelombang Radio Jepang). Pencetusnya adalah pengusaha surat kabar dari Osaka bernama Hisakichi Maeda (nantinya direktur utama Sankei Shimbun, Kansai Telecasting Corporation, dan Osaka Broadcasting Corporation. Hisakichi melihat kebutuhan mendirikan menara pemancar bersama untuk sejumlah stasiun TV di Tokyo.

Hisakichi Maeda
Hisakichi Maeda

Desain menara mengikuti Menara Eiffel di Paris, Perancis. Walaupun lebih tinggi 8,6 m dari Menara Eiffel (lebih tinggi 32,6 m bila antena televisi juga dihitung), Menara Tokyo beratnya hanya 4.200 ton dibandingkan menara Eiffel yang beratnya 7.300 ton. Bagian atas menara dirancang untuk tahan terhadap hembusan angin kencang hingga kecepatan angin 100 m per detik, sedangkan bagian bawah menara tahan terhadap angin berkecepatan 80 m per detik.

Pemancar yang diletakkan di Menara Tokyo bisa menjangkau wilayah Kanto hingga radius 100 km. Sebelum Menara Tokyo didirikan, sejumlah stasiun TV di Tokyo, NHK General TV, Nippon Television (NTV), dan TBS sudah beroperasi dengan antena pemancar sendiri yang tingginya mencapai 170 m. Pada tahun 1958, Fuji TV, NET (sekarang TV Asahi), dan saluran pendidikan NHK mulai memindahkan antena pemancar ke Menara Tokyo.

Maskot menara adalah si kakak beradik “Noppon” yang berasal dari kata “Noppo” (si tinggi). Baju berwarna biru dikenakan Noppon yang lahir terlebih dahulu, sedangkan si Noppon satunya memakai baju berwarna merah.

Motto dari kakak beradik “Noppon”: Kakak: “Lihatlah hal-hal dengan hati yang panas dengan sentuhan keren.” Adik: “Mulailah dengan hal kecil dan terus langsungkan secara mantap.”

sakura-with-tokyo-tower
Gimaa Readers? sudah dapat wawasan baru kan tentang menara megah yang satu ini?, kalau jalan-jalan ke Jepang jangan lupa ke objek wisata yang satu ini ya!, sampai jumpa di topik selanjutnya!