Seperti halnya di negara kita dan negara-negara lain yang memberlakukan tradisi angpao. Di jepang juga ada loh moment bagi-bagi uang buat anak cucu. Nah uang hadiah pemberian orang tua (ayah/ibu/nenek/kakek/keluarga besar) ini kalau di jepang disebut Otoshidama.

Baca Juga: Artis JAV Sora Aoi Menikah dg Pria Biasa! Alasannya Mengharukan…

Lazimnya kalau disini, hadiah uang atau angpao diberikan saat imlek atau lebaran. Kalau di jepang beda lagi nih. Di jepang malah diberikan saat tahun baru. Kebanyakan orang mengira baik angpao maupun otoshidama diberikan untuk anak-anak kecil saja. Sampai usia SD lah misalnya.

Angpao

Ternyata di Jepang enggak loh. Pemberian uang ini bisa diterima di umur berapapun! Bahkan menurut Scott Wilson, salah satu author Soranews yang tinggal di jepang, keluarga istrinya masih memberikan Otoshidama kepada keluarga yang berumur 30 an lebih. Jadi bisa ditarik kesimpulan tidak ada batasan umur untuk penerima Otoshidama di jepang.

Nah berasal dari rasa penasan, para netizen twitter jepang mulai membuka survey yang menanyakan “sampai umur berapa sih kalian masih merasa layak menerima Otoshidama?”

Amplop lebaran

Setelah banyak mendapatkan jawaban pada retweet. Akhirnya mimin dapat merangkumnya untuk kalian seperti dibawah ini:

  • Setelah lulus SD
    “Aku nggak ngambil Otoshidama lagi semenjak SMP. Mereka sebenarnya masih memberiku tapi aku nggak mau ngambil. Jadi lama-lama mereka nggak ngasih lagi kok. Hehe.”
  • Setelah bisa arubaito saat SMA
    “Aku merasa sudah bisa cari tambahan uang jajan sendiri dengan arubaito. Jadi aku nggak minta jatah Otoshidama”
  • Setelah lulus SMA
    “Karena kuliahku jauh dari rumah jadi aku nggak dapat lagi tiap tahun. Haha”
Otoshidama

Baca Juga: Mochi, Makanan Paling Mematikan Saat Tahun Baru

  • Antara umur 18 -20
    “Pokoknya sampai kau merasa kau sudah dewasa. Berhentilah menerima pemberian mereka maka selesai sudah.”
  • Sampai umur 22
    “Aku sih officially setelah lulus kuliah dan bisa kerja sendiri. Tapi tiap orang berbeda beda. Dan orang tua pasti pengennya ngasih terus. Jadi kalau kau sudah merasa bisa cari uang sendiri dan mandiri, kau harus mengakhirinya.”

Inti dari jawaban para netizen diatas adalah Otoshidama tidak akan serta merta berhenti begitu saja dari orang tua. Kalian lah yang harus berinisiatif menerima atau menolak pemberian tersebut. Yaa kalau kalian sudah mapan mengapa nggak memberi balik pada orang tua kalian? Membantu mereka menyisihkan uang juga termasuk perbuatan mulia kan? 🙂

Kalau disini kapan terkahir kali kalian dapet uang jajan lebaran/angpao? 😀