Mina-san apakah ada yang menonton seri anime Wotaku ni Koi wa Muzukashii? Animanga tersebut mengisahkan hubungan antara dua pasang otaku yang walau muzukashii alias sulit, tapi bisa romantis dan kocak. Dari situ mungkin bisa terasa kalau otaku couple bisa jadi suami istri yang serasi dan menyenangkan. Akan tetapi kenyataan mau tak mau lebih rumit dari fiksi. Karena Netizen Jepang mengatakan kalau hubungan pasutri otaku couple belum tentu bagus.

Memang hal yang mirip dengan topik ini sudah pernah dijadikan tema dalam sebuah survey website Anime! Anime! Yang dibuat untuk merayakan dimulainya penayangan anime Wotakoi tersebut. Yang hasilnya mengatakan kalau percintaan itu sendiri memang hal yang menyulitkan bagi mayoritas otaku yang mengikuti survey itu.

Tapi untuk topik artikel ini scenarionya lebih spesifik lagi. Yaitu mengenai hubungan sepasang otaku yang telah menikah dan menjadi keluarga. Hanya karena keduanya otaku bukan jaminan kehidupan pasangan tersebut akan jadi happily ever after. Yang dijelaskan dalam tweet seorang netizen Jepang bernama Hikarin.

Dalam tweet itu ia menjelaskan kalau pasangan yang bisa membuat seorang otaku bahagia saat dinikahi bukanlah otaku lain. Melainkan seseorang yang bisa mengerti dan menerima banyaknya waktu dan biaya yang dituangkan seorang otaku untuk hobinya, dan hal itu tak tergantung apakah orang tersebut otaku atau tidak.

Hikarin kemudian lanjut mengatakan jikalau seorang otaku menikah dengan otaku lain akan tetapi tidak bisa mengerti akan hobi otaku satu sama lain atau memiliki pandangan berbeda akan keuangan, maka keduanya yang ada hanya akan berselisih.

Pendapat yang sangat masuk diakal. Dalam dunia otaku itu sendiri, kata otaku tak hanya dipakai untuk animanga dan game, tapi bisa macammacam hobi. Walau keduanya otaku tapi jika fokusnya beda maka itu takkan jadi penghubung. Sesuatu yang dikatakan juga oleh netizen lain dalam komentarnya kepada tweet Hikarin itu.

Dan bicara soal netizen lain, banyak yang menyetujui apa yang dikatakannya. Ada yang mengatakan kalau pasangan yang bagus adalah pada sesama otaku yang memiliki sikap yang serupa dalam hal pengeluaran, dan ada yang mengatakan kalau yang terbagus adalah yang jumlah pengeluarannya sama. Bagaimana kalau menurut mina-san?

Comments