Demam anime sedang marak terjadi di berbagai belahan dunia. Banyak orang menjadi begitu mencintai kultur moderat asal Jepang yang satu itu. Selayaknya jamur yang berkembang di musim hujan, organisasi atau komunitas pencinta anime bisa dengan mudah ditemukan di pelosok-pelosok negara, salah satunya termasuk Indonesia. Festival yang bertema anime pun kini mulai ramai diselenggarakan. Acaranya meliputi lomba menyanyikan lagu soundtrack anime, menari, menggambar, akting atau drama, hingga cosplay—berdandan mirip karakter anime.

Namun, terkadang ada beberapa pencinta anime yang bertindak berlebihan dalam menjalani hobinya. Mereka sering melakukan sesuatu yang amat ekspresif, bahkan terkadang kelewat batas. Orang-orang sering menyebutnya dengan sebutan ‘penggemar fanatik’. Salah satu contoh penggemar fanatik yang menggemparkan di tahun ini adalah Amirul Rizwan Musa. Bagaimana tidak menggemparkan coba? Pria asal Malaysia dengan akun instagram @miyyo_rizone tersebut menghabiskan setengah miliar hanya untuk melakukan operasi plastik demi bisa mirip karakter game idamannya, Squall Leonhart.

Mirip karakter anime Squall Leonhart.
Squall Leonhart, karakter pria dari serial Final Fantasy VIII.

Squall Leonhart adalah tokoh game dalam serial Final Fantasy. Ia digambarkan sebagai laki-laki yang memiliki postur tubuh yang tegap dan wajah yang tampan. Berjibun penggemar menyukai tokoh fiksi yang satu ini. Banyak gadis juga yang jatuh cinta pada Squall. Namun siapa sangka, dari sekian juta penggemar, Amirul merupakan salah satu yang berkeinginan terlihat mirip karakter pujaannya secara fisik. Ia pun menjalani beda wajah untuk mengabulkan impiannya tersebut.

Dilansir dari berbagai media massa yang memberitakan, pria yang kini berumur 21 tahun itu sudah tiga tahun menjalani oplas demi mirip tokoh favoritnya. Beberapa tahapan bahkan dilakukannya di luar negeri. Hal itu dijalaninya agar hasilnya maksimal. Amirul juga diketahui merogoh kocek mencapai 46.500 US dolar atau setara dengan 623 juta rupiah. Angka yang cukup fantastis bukan, Minasan?

View this post on Instagram

Makin kuat viral tentang saya di media2 sosial blog , fb , twitter , instagram serta di berita2 tv . Makin ramai yang memberi kecaman pda saya , mengutuk menghina saya . Apa salah saya pada kamu semua smpai 1Malaysia menghukum saya . Macam saya membunuh . Saya tak kisah apa pn orang nk kata atau bercerita pasal saya . Yang mana elok dari kamu saya ambik yang mana buruk saya hiraukan . . Terima kasih pada yang mana menyokong saya dan beberapa selebriti malaysia serta pengasas2 kosmetik yang DM saya melalui Insta menyuruh saya agar tenang dan tabah serta hiraukan komen2 negatif dari netizen . Dan terima kasih jugak pada "Keyboard Warrior" kerana xhenti2 membash saya . . Ramai pihak2 media yg hubungi sya mengenai perkara ini . Saya mintak maaf , skrg saya perlukan masa untuk bersendirian kerana perkara ini buat saya tertekan .

A post shared by The Real Miyyo RizOne Official (@miyyo_rizone) on

Baca juga: 5 Cowok Anime Normal Yang Bertampang Moe Rasa Uke #Part 2

Namun, Akiba-chan serta Akiba-kei harus tahu, meski operasi plastik yang dilakukan Amirul bisa dikatakan cukup sukses, beberapa hal malah membuatnya kecewa. Ia menyayangkan reaksi dari para netizen yang kerap mengatainya dan menuduhnya yang bukan-bukan. Ia berterus terang bahwa dirinya sering bersedih melihat semua tanggapan negatif ini. Terutama setelah mendapat makian secara nyata ketika salah satu dari orang yang tidak suka itu langsung mendatangi rumahnya.

“Banyak orang yang mengecam saya atas operasi plastik yang saya lakukan ini,” ucap Amirul menyampaikan isi hati.

Mirip karakter anime Squal Leonhart.
Penampilan Amirul sebelum (kiri) dan sesudah (kanan) menjalani operasi plastik.

Walau begitu, ia tetap bersyukur karena walaupun mendapat berjibun reaksi negatif, ada hal positif yang ia dapat. Beberapa majalah diketahui menawari dirinya untuk menjadi model. Festival anime juga kerap mengundangnya sebagai bintang tamu acara.

Ya, bagaimana pun di setiap tindakan seseorang selalu ada pro-kontra dari orang lain. Jadi, bagaimana tanggapan Minna mengenai hal ini? Memilih pro atau kontra? 😀