Jepang menunjukkan kesiapan Olimpiade 2020 mereka sejak penutupan olimpiade lalu. Mereka juga mulai bersiap menghadapi kedatangan orang asing, seperti mendiskusikan Nuuhara, mengubah nama stasiun Tokyo Big Sight, dan mengumumkan maskot Olimpiade. Dan baru-baru ini, telah diberikan juga pengumuman Olympic Torch Relay 47 Prefektur Jepang, yang memiliki simbolisme yang dalam dan mengharukan.

Relay Api Olimpiade sudah menjadi tradisi sejak acara Olimpiade pertama. Api menjadi simbol yang penting bagi bangsa Yunani kuno, yang melihat api sebagai elemen yang suci. Dalam acara Olimpiade modern, Relay Api Olimpiade ini selalu dimulai di Olympia, Yunani, sebelum kemudian dibawa ke negara dimana Olimpiade berlangsung.

Akan tetapi bagi negara Jepang, api ini menjadi lambang yang lain lagi. Api Olimpiade untuk Olimpiade Tokyo 2020 ini memiliki konsep “Harapan akan Menyinari Jalan Kita” yang memiliki lambang Restorasi.

Kobaran Api itu menunjukkan bagaimana negara Jepang yang walau telah mengalami berbagai bencana, tetap bisa bangkit menyala kembali. Dan juga untuk menunjukkan rasa Terima Kasih dari Jepang kepada mereka yang telah memberikan bantuan setelah Jepang terkena bencana.

Untuk itu, Komite Penyelenggara Olimpiade dan Paralympic Games Tokyo baru-baru ini memberikan pengumuman akan Torch Relay untuk Olimpiade Tokyo 2020. Mereka akan melakukan Relay Api Olimpiade yang akan dimulai dari Prefektur Fukushima, pada tanggal 26 Maret 2020, dan dibawa untuk melewati 47 Prefektur Jepang.

torch relay

Alasan Relay Api Olimpiade dimulai dari Prefektur tersebut, adalah karena lokasi itu adalah yang terkena kerusakan paling besar saat bencana paling parah dalam sejarah Jepang, Gempa Tsunami Tohoku tahun 2011. Ini juga bertepatan dengan sekitar 10 tahun sejak bencana tersebut terjadi.

Dan tak hanya itu, untuk semakin memperdalam simbol akan Api Restorasi, Api Olimpiade tersebut akan menghabiskan waktu yang lebih lama dalam Prefektur yang mengalami kerusakan besar pada saat Bencana Tohoku 2011.

Api tersebut akan menghabiskan waktu selama tiga hari dalam Prefektur Fukushima, Iwate, Miyagi. Dan dijadwalkan kalau Relay ini akan memakan waktu selama 121 hari, dengan poin terakhir relay tersebut adalah di Prefektur Tokyo.