Jika kalian merupakan seorang ‘Fujoshi’ atau ‘Fudanshi’ mungkin bagi kalian nama Ogawa Chise bukanlah nama yang asing dalam dunia BL atau Boys Love. Mangaka yang berkecimpung di dunia Yaoi atau BL ini karyanya telah banyak dinikmati oleh seluruh pecinta BL atau Yaoi di seluruh dunia.

Ogawa Chise selalu mempertahankan ciri khas dalam manga yang dibuatnya yang selalu menampilkan konflik-konflik yang biasa berkembang di dalam kehidupan sehari-hari, yang memiliki unsur psychological problem atau masalah-masalah psikologi. Walaupun tema romance juga tak pernah lepas dari setiap karyanya, tapi sang mangaka terbukti berhasil membuat pembaca terbawa dalam permasalahan psikologi yang terkandung dalam cerita.

Ogawa Chise yang bernama lain Takagi Shigeyoshi merupakan adik dari saudara kembar MORIE Satoshi. berasal dari perfektur Ishikawa, Jepang ini tercatat sejak tahun 2000 mulai menjadi seorang mangaka aktif dalam genre Shoujo dengan pen name Takagi Shigeyoshi barulah yaoi manga mulai digelutinya sejak tahun 2006 dengan pen name Ogawa Chise.

Dengan judul yaoi manga pertamanya yaitu ‘Sekai wa Kimi de Mawatteiru’ berupa 1 volume manga dengan beberapa cerita di dalamnya. artworknya yang sangat manis menjadi ciri khas dari setiap manganya sukses membawa manga karyanya dicintai oleh pembacanya.

Pada awal-awal karyanya, genre romance comedy masih mendominasi manga karya Ogawa Chise.

Barulah kemudian manga Yaoi karyanya didominasi dengan genre romance psychological. diantaranya seperti, Caste Heaven, Ienai Itami o Daiteiru, hingga karyanya yang terbaru yang berjudul ‘Red Theatre‘ yang masih on going dan dipublikasikan oleh majalah On Blue penerbit Shodensha.

Ogawa chise
Red Theatre

Kisah-kisah dengan permasalahan berbeda, serta artworknya yang khas membuat manga dari Ogawa Chise gampang untuk dingat dan paling mengena di hati pembaca setianya. Manganya yang paling terkenal yaitu Caste Heaven yang menampilkan kisah klasik dengan tema bullying yang sering dialami oleh para remaja di sekolah.

oc4

Berkisah tentang peraturan tentang adanya tingkat kasta dalam suatu sekolah. Hingga membuat siswa yang bersekolah disana kaya akan perasaan Jelousy, Envy dan Lust. setiap 1 bulan sekali tingkatan kasta tersebut diroling sehingga jika hari ini kamu mendapatkan raja untuk selanjutnya kamu bisa saja menjadi posisi terendah dalam tingkatan. dan dalam permainan ini terdapat 1 peraturan yaitu ‘seorang dengan status yang rendah tidak diperbolehka melawan perintah dari orang dengan status tertinggi’ dalam game tingkatan kasta ini adalah posisi seorang ‘King’. seorang raja berhak untuk memerintah, dan memilih ‘target’ yaitu para lower rank untuk menjadi sasaran pembulian.

Baca Juga: Ini Dia Manga yang Mengangkat Tema Bullying #2

Permasalahan bergulir ketika Azusa yang menemukan kartu ‘Joker’ yang berarti ‘Target’ atau the lowest rank menukarkan kartunya pada Kusakabe yang menemukan kartu ‘King’, setelah ia menjalani harinya sebagai seorang king, tibalah pemilihan selanjutnya, Azusa yang terobsesi untuk menjadi King kembali, dihianati oleh Karino yang tak lain merupakan pengikut setia Azusa, dan dari sini dimulailah kehidupan Azusa sebagai seorang ‘Target’ the Lowest Rank.

Manga yang mulai dipublikasikan pada tahun 2014 oleh penerbit Libre Shunpan dalam majalah Be x Boy ini telah beredar 2 volume dan masih berlanjut hingga kini. Kesuksesan Caste Heaven juga telah diadaptasi kedalam bentuk BL CD dengan cast Ono Yuuki sebagai Karino, Uchida Yuuma sebagai Azusa, Sato Takuya sebagai Kuze, dan Murase Ayumu sebagai Ayumu.

Meskipun seri Caste Heaven masih berlanjut namun Ogawa Chise telah merilis side story dari kisah tersebut yang berjudul ‘Caste Heaven Bangaihen‘ yang diterbitkan dalam compilation tonkuboun dengan judul ‘Kuzu‘. Selain Caste Heaven ada lagi karya dari Ogawa Chise yang benar-benar angst banget ketika dibaca diantaranya: Ibitsu Kakera, dan Kusatta Rasen.

oc8
Salah satu adegan di Kusatta Rasen

Dalam kedua manga one shoot ini menampilkan tema cerita Incest dengan bumbu masalah psychological yang rumit. Walaupun karya-karya Ogawa Chise terkenal dengan genre romance psychological, ada juga karyanya dengan comedy romance yang lucu dan romantis diwaktu yang bersamaan.

Salah satu karyanya bergenre comedy romance yang sukses membawa perasaan pembaca adalah ‘Kono Ore ga Omae Nanka Sukina Wakenai‘. Manga ini merupakan Yaoi manga karya Ogawa Chise yang dipublikasikan pada tahun 2012 oleh penerbit Taiyo Tosho dalam majalah bulanan Hertz.

oc2
Kono Ore ga Omae Nanka Sukina Wakenai

Manga yang menampilkan kisah persahabatan, dan cinta yang sangat lucu dan romantis ini bercerita tentang sang tokoh utama yaitu,  Fujima Taisei seorang anak SMA yang banyak tingkah. Ia dimanja oleh lingukungan sekitarnya  karena menganggap wajahnya yang cantik. Ia sering menggunakan wajahnya dalam berbagai masalah yang membelitnya. Seperti dalam pengisian angket tentang kelanjutan sekolahnya. Jadwal piket yang mengganggunya saat pulang sekolah d.l.l.

Dan anehnya semua orang seperti tak mempermasalahkan apa yang dilakukan Fujima dan membiarkannya bertingkah seperti biasa. Hingga datanglah siswa pindahan di sekolahnya yang ternyata adalah temanya saat SMP yang bernama Okachimachi. Nah Okachimachi ini merupakan teman yang tidak menganggapnya sebagai teman dulu ketika SMP. Padahal ketika itu dia sedang sangat dekat dengan Okachimachi. karena merasa diabaikan saat SMP itulah Fujima merencanakan balas dendam pada Okachimachi yang berujung dirinya jatuh cinta pada Okachimachi.

Manga ini juga telah diadaptasikan ke dalam BL CD dengan cast, Matsuoka Yoshitsugu sebagai Fujima Taisei, dan Sato Takuya sebagai Keita Okachimachi.

Walaupun belum terdapat satu karyapun dari Ogawa Chise yang diangkat menjadi anime, namun beberapa karya yang sukses diadaptasi menjadi drama BL CD menjadi pembuktian ke eksistensian seorang Ogawa Chise yang selalu konsen dengan karya-karya yang menjadi ciri khasnya yang selalu menyayat hati para pembaca dengan genre Romance Psychological.

oc6
Owaranai fukou ni Tsuite no Hanashi