Halo akiba-chan dan akiba-kei semuanya~ Belum lama ini kita baru saja melakukan sesi live interview bareng REDSHiFT, lho! Nah, buat para penggemar musik VOCALOID tentunya sudah tidak asing lagi sama DJ anisong kenamaan Indonesia yang satu ini, bukan? Dan pada kesempatan kali ini, kita akhirnya bisa melakukan live interview sama mereka! Ngobrol asyik bareng REDSHiFT, yuk!

redshift_akibanation
Ini dia dua dari lima member REDSHiFT, Adit (kiri) dan Vian (kanan)

“Awalnya kita juga bingung mau kasih nama seperti apa, kemudian kita coba searching dan akhirnya menemukan kata ‘redshift’ itu. Kata ‘redshift’ itu sebenarnya sebuah istilah dalam fisika yang intinya seperti sebuah efek pergeseran pada cahaya yang menimbulkan warna merah.” ujar Adit saat memberikan keterangan terkait makna nama ‘redshift’ itu sendiri.

REDSHiFT baru memulai karir permusikannya pada tahun 2010 dimana pada saat itu mereka mengakui masih banyak kendala yang terjadi, khususnya untuk vokalis. Hingga akhirnya mereka berhasil menemukan voice-synthesis yaitu VOCALOID setelah research ke beberapa situs web dan tertarik untuk menggunakannya. Menurut mereka, VOCALOID ini termasuk unik dan lucu karena banyak maskot-maskot seperti animeĀ dan maskot-maskotnya itu juga punya spesifikasi tentang kesukaan, warna-warnanya yang cerah dan lainnya. Karena pada saat itu baru ada VOCALOID berbahasa Jepang jadi mereka pun membuat lagunya juga menggunakan bahasa Jepang.

Dua tahun berkarir di bidang musik, REDSHiFT merilis lagu yang berjudul ‘Keep The Joy Loop Forever’ yang mereka buat untuk theme song salah satu event pop-culture pada saat itu. Mereka terinspirasi oleh euforia cosplay dan mencoba untuk menggambarkan situasi yang mengasyikkan. Menariknya, lagu tersebut saat ini sudah di-view lebih dari 22.000 kali di official account Soundcloud REDSHiFT! Wow!

Baca juga : Unik! Hatsune Miku dan Jason Statham Berkolaborasi dalam Iklan LG G5!

Kalau kita lihat di Youtube maupun di Souncloud REDSHiFT, mereka cukup sering me-aransemen lagu-lagu Indonesia khususnya lagu tempo dulu. Alasannya adalah karena mereka memang suka lagu-lagu ‘jadul’ seperti itu dan mereka mencoba untuk merealisasikannya sekarang. Lagu-lagu seperti ‘Sebuah Kisah Klasik’ karya Sheila on 7, ‘Risalah Hati’ karya Dewa 19 dan ‘Inikah Cinta’ karya Me pernah mereka aransemen ulang menggunakan VOCALOID dan rata-rata sudah di view puluhan ribu kali! Selain lagu-lagu tersebut, mereka belum lama ini juga me-aransemen lagu ‘Kesempurnaan Cinta’ karya Rizky Febrian yang sempat booming di industri musik tanah air itu. Untuk pertama kalinya, mereka menggunakan UTAUloid untuk voice synthesis-nya. Kolaborasi REDSHiFT bersama Mardial Remix telah menghasilkan sebuah warna musik yang fresh sekali!

Bagi REDSHiFT, pengalaman yang paling tidak terlupakan adalah ketika mereka dapat berkolaborasi bersama musisi kenamaan Jepang, Re:Animation. Mereka merasa begitu bangga karena mendapat kesempatan untuk collab bersama musisi dari Jepang.

REDSHiFT berharap ke depannya bisa lebih punya banyak waktu untuk kembali menghasilkan karya karena mereka mengakui bahwa semakin kesini semakin sibuk. Selain itu, mereka juga berharap bisa merilis sebuah album original dalam waktu dekat. Semoga bisa terealisasikan segera, ya! ?