Mina-san disini pasti banyak yang gamer. Mau casual atau serius, bermain game yang seru bisa mendorong player untuk terus menerus bermain. Nama besar industri animanga juga pasti ada yang suka main game. Mangaka Fairy Tail contohnya yang maraton FFXV sampai selesai. Tapi kita juga perlu kendalikan diri ya. Nanti bisa seperti Pak Oshii Mamoru nih. Publikasi Newsletter Oshii Mamoru telat karena ia keasikan main game.

Oshii Mamoru adalah nama yang terkenal dalam dunia anime, baik di Jepang ataupun di barat. Ini berkat seri sci-fi legendaris Ghost in the Shell, dimana Oshii menjadi sutradara dari versi anime movienya ditahun 1995, yang sangat populer di barat.

Kalau pendapatnya akan movie Hollywoodnya, walau keuntungan yang didapat adaptasi Hollywood GitS untuk fans luar Jepang tak terlalu bagus, Oshii memberikan pujian tak hanya pada production value movie itu, tapi juga pada visi dari sutradaranya, Rupert Sanders.

Dan selain pekerjaannya sebagai sutradara anime, ia juga menulis newsletter bernama Sekai no Hanbun wo Okoraseru, yang berarti Membuat Marah Setengah Dunia. Dimana dalam newsletter tersebut ia mendiskusikan berbagai macam topik. Dikatakan konten yang ia tulis dalam newsletter ini adalah untuk hal yang tak dapat dipublikasikan dalam majalah.

oshii mamoru

Akan tetapi dalam isu ke-110 dari newsletter tersebut, ia telat mengirim manuscript newsletter- nya. Ia menuliskan situasinya melalui pesan, yang kemudian di-share lewat Twitter. Oshii sudah selesai menulis manuscriptnya tapi ia ingin memeriksanya lagi jadi ia tak langsung mengirimnya.

Taaapi ternyata ia kelupaan mengirim manuscript tersebut dan langsung pulang ke Shizuoka. Publikasinya seharusnya pada tanggal 1 Mei kemarin, tapi newsletter itu jadi tertunda karena Oshii baru akan kembali ke Tokyo tanggal 6 Mei.

Oshii kemudian melanjutkan pesannya. Ia menuliskan alasannya dan juga permohonan maaf. Ia mengatakan “semua tanggung jawab saya. Saya terlalu fokus ke FALLOUT4 sampai lupa mengirimnya dan langsung pulang. Mohon Maaf” 😀

Waduh waduuh sampai segitunya. Memang sih Fallout 4 merupakan game open world yang luas, jadi agak wajar main itu dan berpetualang sampai tak hanya lupa waktu, tapi lupa hal lain. Mina-san yang gamer, belajar kendalikan diri ya 😉

Comments

LEAVE A REPLY