Musim dingin 2020 ini dunia anime lumayan dihangatkan oleh penayangan SEXy fantasy anime Ishuzoku Reviewers. Anime ecchi dengan premis yang menarik tersebut juga jadi lumayan dibicarakan oleh netizen Jepang, akan tetapi pada episode yang tayang kemarin netizen Jepang menemukan adanya perubahan pada video ED Ishuzoku Reviewers, yang membuat netizen ada yang jadi merahh marahhh.

Ishuzoku Reviewer berawal dari manga yang dibuat oleh Amahara dan digambarkan oleh masha. Mengisahkan seorang petualang bernama Stunk dan sohibnya Zel yang seorang elf, dimana mereka berperan menjadi reviewer para monster girl sekitar mereka.

Tapi apa yang mereka review dari monster girl tersebut? Seks 😉 Jadi peran Stunk dan Zel adalah menuliskan review akan kepuasan seksual dari melakukan hubungan intim dengan para monster girl yang bekerja di distrik lampu merah.

Adaptasi anime dari manga itu diproduksi oleh studio Passione yang sebelumnya menganimasikan season baru anime Highschool DxD Hero dan disutradai oleh Ogawa Yuki yang sebelumnya menyutradai anime Miru Tights.

Anime tersebut mulai ditayangkan pada tanggal 11 Januari kemarin, dan penayangan perdananya itu juga dirayakan dengan pengumuman perilisan Ishuzoku Reviewers manga anthology yang melibatkan banyak guest mangaka, dari monmusu mangaka OKAYADO dan Coolkyou sampai hentai mangaka Shindol.

Tapi meski dimulai dengan kemeriahan oleh fans, penayangan episode keduanya diakhir minggu lalu diberi perubahan, yaitu pada ukuran sensor pada video ED anime itu. Seorang user Twitter bernama Satake memperlihatkan perbandingan ukuran sensor episode pertama dan kedua, dan memang sensor tersebut mendapatkan “upgrade” yang besar pada ukurannya.

Dimana sebelumnya adalah sensor berbentuk bunga pada pentil para gadis nude di ED itu, kini jadi pita kuning yang menutupi seluruh tubuh. Perubahan yang dikatakan sang user “tak bisa dimaafkan” dan dengan deretan emoji murka.

Tak diketahui apakah sensor itu akan terus lanjut sampai episode akhir atau hanya pada episode itu, karena memang sesuai dengan tema cerita bagian awal episode itu yang menceritakan review sex dengan ras peri, yang karena ukuran fisiknya kecil jadi ukuran “itu” yang terlalu besar membuat hubungan intim jadi terbatas.