Netflix sudah lumayan terlibat dengan industri anime di Jepang. Tapi selain itu mereka juga terlibat dengan membuat anime barat dari seri internasional. Contohnya yang sudah dirilis adalah anime dari game Castlevania, dan yang telah diumumkan tapi belum keluar adalah anime seri Witcher. Dan baru-baru ini Netflix memberikan pengumuman dua projek adaptasi anime baru lagi, yaitu anime Tomb Raider, dan satu lagi berjudul Skull Island.

Projek tersebut adalah bentuk kerjasama antara Netflix dengan Legendary Entertainment. Legendary itu sendiri adalah studio film yang telah memproduksi banyak film Hollywood terkenal. Contohnya adalah trilogi Batman Christopher Nolan, Inception, 300, Interstellar, Jurassic World, Warcraft, Detective Pikachu, dan masih banyak lagi.

Projek film Legendary yang sebentar lagi akan dirilis adalah Godzilla VS King Kong, kelanjutan dari dua film Godzilla dan Kong yang juga diproduksi oleh studio tersebut. Film-film tersebut lumayan terhubung dengan Jepang, tak hanya karena seri film Godzilla berasal dari Jepang, tapi film Godzilla VS King Kong juga jadi Hollywood debut dari aktor Jepang Oguri Shun.

Dan sekalian balik ke topik, adalah kita mulai dari anime Skull Island, yang merupakan anime berdasarkan film King Kong, dengan judul yang sama dengan film King Kong pertama. Dengan cerita yang mengisahkan para karakter yang kena kecelakaan kapal dan terhanyut ke Skull Island yang ditinggali oleh Kong.

Anime itu akan ditulis oleh Brian Duffield yang menjadi executive producer bersama dengan Jacob Robinson. Netflix juga mengumumkan anime itu akan dianimasikan oleh studio animasi Amerika Powerhouse yang sebelumnya membuat anime Castlevania.

Dan lanjut setelah itu adalah projek anime Tomb Raider, berdasarkan seri action adventure game terkenal buatan Square Enix. Menariknya walau ada beberapa film live-action Tomb Raider, studio Legendary bukan yang membuatnya.

Anime Tomb Raider tersebut dikatakan berdasarkan trilogi game Tomb Raider Reboot, spesifiknya akan bersetting 25 tahun setelah cerita game pertamanya. Anime itu akan ditulis oleh Tasha Huo yang juga menjadi executive producer bersama dengan Dmitri M. Johnson, Stephen Bugaj, Howard Bliss, dan juga Jacob Robinson.