Jepang terkenal akan cafe-cafe yang unik. Yang paling dikenal kemungkinan adalah Maid Cafe atau Cafe bertema anime. Tapi ada lagi yang lebih unik, Neko Cafe. Cafe dimana pengunjung dapat makan sambil dikelilingi atau main dengan kucing. Tapi tentu cafe seperti itu tidak lebih mudah ditangani daripada cafe lain. Bisa ada masalah tersendiri yang menimpa cafe macam itu. Contohnya nasib Neko Cafe Mocha, yang baru-baru ini ditutup karena virus kucing yang mematikan.

Mina-san mungkin pernah mendengat nama cafe itu. Cafe tersebut memang sangat terkenal di Jepang karena interiornya yang cantik. Dan beberapa waktu lalu juga dibuat movie mengenai pegawai neko cafe yang dibintangi oleh seiyuu Kubo Yurika, dimana film itu disyuting di cafe Mocha cabang Akihabara.

cafe mocha

Tapi sepertinya sekarang mereka akan terkenal karena hal lain lagi, karena cafe cabang baru yang dibuka di Tachikawa pada bulan Juli kemarin. Dalam sebulan setelah cafe cabang baru tersebut dibuka, banyak reaksi negatif yang muncul. Karena sumber anonymous mengatakan kalau staff cafe tersebut memberikan bocoran yang mengejutkan kepadanya.

Dikatakan kalau sudah ada beberapa kucing yang mati karena terjangkit infeksi parvovirus, tapi pihak management tetap memaksa untuk membuka bisnis seperti biasa. Infeksi ini tak dapat dianggap remeh, karena sangat mudah menular, dan merusak kesehatan kucing dengan mengurangi jumlah sel darah putih, membuat kucing sakit demam, muntaber, dan tak mau makan.

Untungnya virus ini tak dapat tertular dari kucing ke manusia, tapi ini tetap bermasalah, karena kucing yang kena infeksi itu memiliki kemungkinan mati sebesar 90 persen! Dan dikatakan oleh staff tersebut kalau dalam 4 hari sudah ada 4 anak kucing yang mati, tapi kepala perusahaan tetap tidak menutup cafe itu.

Dikatakan lagi kalau saat penulisan pesan tersebut tersisa 6 ekor, dan para staff jadi menangis saat bekerja. Dan kepala perusahaan tetap akan menjalankan cafe tersebut walaupun setelah tak ada hewan sama sekali.

Tapi berkat bocoran ini pihak atasan jadi memberikan respon, dengan menuliskan surat permohonan maaf karena mereka tak menutup cafe dan memberikan penanganan setelah ditemukan adanya kucing yang terkena virus tersebut.

Karena itu mereka kemudian menutup sementara cafe tersebut untuk memeriksa kesehatan kucing-kucing yang tersisa dan benar-benar membasmi virus tersebut. Walau ada sedikit kabar yang tak bagus juga.

Untuk lebih menenangkan orang-orang, penutupan dan pemeriksaan ini juga dilakukan pada semua cabang cafe Mocha di Tokyo, Saitama, dan Kanagawa. Tapi yaa lebih baik begitu ya mina-san daripada kucingnya sakit-sakit dan mati, dan jika prosesnya lancar, cafe-cafe tersebut akan dibuka lagi dalam minggu ini.