Mungkin sudah banyak yang tahu, walau termasuknya aman, negara Jepang memiliki masalah sekuhara alias pelecehan seksual, dan targetnya juga tak hanya perempuan tapi juga bisa laki-laki. Dan baru-baru ini ada lagi kabar sekuhara yang menunjukkan hal tersebut, dan mengejutkannya lagi adalah korbannya merupakan nama veteran dalam dunia anime, seiyuu Ogata Megumi, yang dikabarkan kena sekuhara seorang pria gay.

Ogata Megumi adalah seiyuu wanita veteran yang telah aktif lumayan lama, dan baru-baru ini juga mendirikan agensi seiyuu sendiri bernama Breathe Arts, yang menawarkan jasa management dan pelatihan suara untuk seiyuu dan penyanyi.

Fans anime generasi lama akan mengenalnya sebagai pengisi suara karakter Kurama dari YuYu Hakusho, yang merupakan debutnya sebagai seiyuu. Selain Kurama, peran terkenalnya yang lain adalah sebagai Tennoh Haruka alias Sailor Uranus, dan Ikari Shinji dalam anime Evangelion dan juga kembali memerankannya dalam seri film Rebuild.

Suaranya yang cool dan dalam membuatnya cocok dengan peran-peran itu dan membuatnya banyak mendapatkan peran karakter pria atau wanita yang mature. Dan sepertinya ketenarannya disitu juga mempengaruhi gaya fashion sang seiyuu.

Ogata sendiri hampir selalu terlihat memakai baju dengan gaya yang boyish dan seperti pria. Tapi sepertinya gaya penampilan Ogata tersebut membawa masalah sekuhara, yang dialaminya kemarin-kemarin, dan ia menceritakan pengalamannya tersebut di Twitter.

Jadi ceritanya, suatu malam Ogata dan temannya yang seorang perempuan sedang berjalan setelah minum-minum di Golden Gai, salah satu distrik bar tertua di Tokyo. Tapi kemudian ada seorang pria gay yang tak dikenal olehnya, yang tiba-tiba saja meremas dadanya! Dan tak hanya itu, pria tersebut kemudian mengatakan “kupikir kau pria gay, tapi ternyata lesbian ya”.

Ogata memberi kejelasan kalau teman perempuan yang bersamanya itu hanya teman biasa. Ia juga mengatakan kalau ia tak ada prejudis terhadap LGBT, tapi apa yang dilakukan pria itu jelas merupakan pelecehan seksual.

Pendapat akhirnya itu juga disetujui oleh para netizen yang merespon tweet kisah Ogata tersebut. Ada juga yang mengatakan kalau itu sudah bukan cuma masalah sekuhara lagi, tapi kejahatan Chikan. Ada juga yang mengatakan mau gay atau tidak, menggrepe dada orang yang tak dikenal seperti itu sesuatu yang pasti salah.