Media anime telah berjalan begitu lama, mungkin agak mengejutkan, saat beberapa bulan lalu dikatakan kalau media anime telah ada sampai seratus tahun yang lalu. Dan tahun 2017 ini, Jepang merayakan 100 tahun media Anime, media yang sekarang telah mendunia dan menjadi bagian dunia entertainment. Salah satu yang merayakannya adalah seorang sutradara anime, yang membuat sequel Namakura Gatana, salah satu anime tertua dalam sejarah, berjudul Kunoichi no Hi.

Perayaan ini sebelumnya juga dilakukan oleh pusat film nasional di Museum Seni Modern Nasional di Tokyo. Mereka meluncurkan website yang berisikan koleksi berbagai anime-anime kuno, yang akan terus dibuka sampai akhir tahun 2017 ini.

Kunoichi no Hi

Website tersebut berisikan berbagai anime. Contohnya seperti Kyoudai Koguma (Bear Brothers) atau Arichan (Ari-chan the Ant). Dan ada juga Mukuzo Genkanban no Maki, salah satu calon anime tertua lainnya yang dibuat oleh Shimokawa Oten. Dan tentu, The Dull Sword, atau Namakura Gatana: Hanawa Hekonai Meitou no Maki, yang dibuat tahun 1917.

Anime buatan Kouchi Junichi itu mengisahkan seorang samurai yang membeli sebuah pedang katana dari seorang pedagang, yang memiliki senyum yang agak licik/mencurigakan. Dan Katana tersebut tak berguna ditangan samurai tersebut. Saat ia mencoba menebas sesuatu untuk mengetesnya, samurai tersebut selalu gagal.

https://www.youtube.com/watch?v=8HnJhQ-Gk0c

Dan seorang sutradara anime, memberikan sequel kisah cupu samurai itu. Sutradara itu adalah Daichi Akitarou, sutradara veteran yang telah terlibat banyak projek anime, apalagi dari jaman klasik tahun 90an.

Ia telah jadi sutradara dalam anime klasik macam Fruit Basket, Atashin’Chi, Kamisama Hajimemashita dan lain-lain. Tapi ada dua anime klasik karyanya yang membuatnya cocok bikin sequel Namakura Gatana, yaitu Juubei-chan dan Tsukikage Ran, dua anime bertema samurai.

Projek sequel itu diberi nama Kunoichi no Hi Project dan sequelnya itu sendiri diberi nama Kunoichi Hen atau Kunoichi Chapter. Dalam sequel ini sang samurai itu ditantang oleh seorang kunoichi atau ninja wanita. Dan animasi yang dipakai dibuat supaya terlihat sederhana. Tapi Daichi juga memasukkan audio musik dan elemen komedi yang lebih koplak lagi, sampai jadi sedikit NSFW.

Anime itu dirilis oleh Daichi melalui Twitter miliknya. Durasinya pendek dan tak ada dialog sama sekali. Tapi agak waswas saja ya saat menontonnya đŸ˜€

https://twitter.com/akitaroh/status/928162470102843392