Chapter manga Boku no Hero Academia yang dirilis minggu lalu membuat kericuhan dan memanaskan internet karena perkenalan nama salah satu karakter lama, yang sampai membuat animanga dan game Hero Academia ditutup di China. Dan minggu ini nama tersebut diperlihatkan telah diganti baru, tapi… mungkin nama baru ini bisa berpotensi membawakan kontroversi juga seperti yang sebelumnya.

Sedikit warning kalau ini termasuk spoiler yang lumayan berat, jadi bersiap ya jika mau melanjutkan membaca. Jadi masalah ini bermula dengan chapter sebelumnya memperlihatkan nama karakter dokter yang muncul pada chapter pertama kisah Hero Academia, yang bernama Shiga Maruta.

Nama tersebut dikatakan Horikoshi sang mangaka berasal dari Shigaraki, karakter Villain Hero Academia, dan Maruta yang mengandung kanji bulat dan gemuk yang mereferensikan wajah karakter tersebut. Tapi kata Maruta juga memiliki makna yang menyakitkan dari seri sejarah.

Karena Maruta merupakan sebutan bagi korban tes obat kimia dari Unit 731 Tentara Kekaisaran Jepang yang dilakukan di China. Posisi karakter Shiga Maruta yang seorang dokter juga lebih mendorong image sejarah berdarah tersebut.

Tak begitu mengherankan, para netizen yang terutama dari China dan Korea jadi terpicu, dan memprotes nama tersebut. Horikoshi memberi respon dengan meminta maaf, dan akan mengganti nama karakter tersebut. Dan pergantian itu telah dilakukan, dengan nama karakter itu sekarang diganti bukan Shiga Maruta tapi jadi Garaki Kyudai.

Nama tersebut juga sekali lagi mereferensikan wajah karakter itu yang bulat, dengan memakai kanji besar dan bundar. Tappiii ternyata ada netizen yang menemukan kalau nama baru ini juga berpotensi membawa masalah serupa. Dijelaskan kalau nama itu homofon dengan KyuuDai yang merupakan singkatan Kyuushuu Daigaku atau Universitas Daigaku. Lalu apa masalahnya?

Universitas tersebut telah ada sejak jaman Perang Dunia II, dan lumayan dikenal sebagai lokasi terjadinya Kyuushuu Daigaku Seitai Kaihou Jiken atau Insiden Bedah Langsung Universitas Kyuushuu dimana 8 kru pesawat B-29 Amerika dijadikan subjek percobaan medis yang brutal pada insiden itu, yang pada akhirnya tak ada yang selamat.

Agak kasihan melihat Horikoshi ya, sepergi peribahasa keluar dari penggorengan masuk ke perapian, mau selesaikan satu masalah tapi dari situ bisa muncul lagi yang baru. Saat ini sih belum ada yang protes keras, yah kita harap saja masalah ini bisa tuntas.