Apa anda sering makan menggunakan sumpit? Merasa yakin dengan kemampuan anda menggunakan sumpit? Hmmmm Kalau begitu, anda harus mencoba Nagashi Somen!

Nagashi Somen adalah salah satu tradisi makan mie yang dilakukan oleh masyarakat Jepang  saat musim panas. Yang menjadikan tradisi ini spesial adalah mie tidak disajikan di dalam mangkuk, melainkan dialirkan di dalam bambu dengan air mengalir. Somen adalah mie Jepang yang halus dan tipis, dan selalu dijual dalam bentuk kering. Somen dibuat dari tepung terigu dicampur air, garam dapur, dan minyak goreng. Somen biasanya dihidangkan sebagai makanan penyejuk di musim panas.

nagashi somen

Somen terdiri dari dua jenis berdasarkan cara pembuatannya, somen buatan tangan dan somen buatan mesin. Adonan mi direntangkan dengan tangan helai demi helai untuk menghasilkan somen buatan tangan. Sementara itu, mesin pemotong digunakan untuk memotong adonan mi menjadi somen buatan mesin. Kota Sakurai di Prefektur Nara disebut-sebut sebagai tempat asal somen. Berbeda dengan udon yang berukuran besar dan tebal, somen memiliki diameter yang sangat tipis, hampir menyerupai bihun.

maxresdefault2

Berbagai variasi hidangan somen:

  • Somen kuah

Setelah direbus, somen tidak didinginkan, melainkan langsung disajikan panas-panas, atau dimasak bersama bahan-bahan lain seperti halnya mi rebus, misoa, atau udon. Di beberapa daerah di Jepang, somen kuah merupakan hidangan musim dingin. Istilah “nyumen” kemungkinkan berasal dari kata “nimen”.

  • Somen goreng

Setelah direbus setengah empuk, somen dimasak seperti halnya mi goreng atau yakiudon.

  • Somen mengalir

Nagashi somen merupakan hidangan musim panas. Setelah direbus dan didinginkan, somen dihidangkan dengan cara dihanyutkan bersama aliran air. Batang bambu dibelah dua dan disambung-sambung seperti saluran air. Pangkal batang bambu diletakkan di tempat yang lebih tinggi agar air bisa mengalir. Orang yang ingin memakannya bersiap-siap di sisi aliran air dengan membawa sumpit. Somen yang sedang hanyut ditangkap dengan sumpit, dan dicelup ke dalam mangkuk kecil berisi saus encer sebelum dimakan.

somen

Untuk menikmatinya, kita harus menangkap sendiri somen nya. Somen akan dialirkan dari ujung bambu dan somen akan terus mengalir, bukan hal mudah karena kita harus menangkapnya menggunakan sumpit. Jika tidak mahir menggunakan sumpit, siap-siap saja merasa kesal sendiri karena tidak bisa makan somen yang terus berseliweran di depan mata. Namun perjuangan terbayar ketika kita somen sudah berhasil ditangkap. Celupkan somen ke dalam saus dingin yang dilengkapi irisan daun bawang atau jahe, dan somen pun siap dinikmati!

Terdapat beberapa restoran Nagashi Somen di Jepang, namun restoran ini hanya dibuka selama musim panas. Jadi, jika anda akan berkunjung ke Jepang musim panas ini, jangan lupa coba hidangan unik ini ya mina-san hehe ??