Negara Jepang telah melewati masa darurat coronavirus, yang diangkat lebih awal dari perencanaan setelah melihat rendahnya angka kasus coronavirus baru. Dan setelah itu, mereka kini mulai menjalankan proses penyembuhan dari segi bisnis masyarakatnya, dengan mulai ada beberapa tempat rekreasi umum yang perlahan dibuka. Contohnya adalah Museum Type-Moon dan juga Museum Fujiko F Fujio.

Museum Type-Moon yang dibuka untuk merayakan anniversary 15 tahun visual novel Fate/Stay Night di Sony Music Roppongi Museum, dimana mereka awalnya direncanakan hanya dibuka dari akhir Desember sampai awal April dalam tiga tema.

Pertama dibuka akhir Desember 2019 dengan tema rute Fate dan lanjut ke tema Unlimited Blade Works pada akhir Januari 2020. Seharusnya setelah itu adalah tema Heavens Feel diakhir Februari, tapi wabah corona membuat museum itu tutup sementara dari 29 Februari.

Tapi pembukaan itu akhirnya bisa lanjut lagi, dengan diumumkan akhir minggu kemarin kalau museum itu akan buka lagi dengan tema Heavens Feel dari 5 Juni sampai 12 Juli 2020, dengan mengimplementasikan aturan social distancing, seperti cek suhu badan sebelum masuk dan pengunjung wajib pakai masker dan hanya boleh masuk selama 1 jam.

Dan selain itu, diumumkan juga kalau pada tanggal itu Museum Fujiko F Fujio sang pencipta dari seri animanga Doraemon di Kanagawa juga akan dibuka. Mirip dengan Museum Type-Moon mereka juga mengimplementasikan aturan social distancing, dengan pengunjung wajib pakai masket dan cek suhu badan, dan jumlah pengunjung yang masuk juga dibatasi.

Diharapkan mulai minggu ini dan kedepannya akan semakin banyak tempat umum yang mulai dibuka, apalagi untuk Ibukota Jepang di Tokyo, dengan tanggal 1 Juni kemarin diumumkan kalau Prefektur Tokyo mulai memasuki fase dua dari rencana COVID-19 recovery di Tokyo.

Pada fase itu mereka mulai bisa membuka tempat les, bioskop, gym, dan toko. Keputusan ini diberikan setelah akhir Minggu kemarin ditemukan kalau hanya ada 5 kasus virus corona baru disitu, pertama kalinya angka itu dibawah 10.