More J-Band from Indonesia & Info Kompilasi J-Zone ID

Setelah bulan lalu kita mengulas soal dan melihat bagaimana perkembangan J-band dan J-musician di Indonesia (Yang belum baca Bisa klik di sini), cukup banyak respon positif dan juga sugesti beberapa J-band yang masuk. Maka di postingan kali ini, akan kita ulas sedikit beberpa J-band yang masuk saran kemarin dan belum sempat terulas di postingan sebelumnya. Semoga bisa menambah refrensi kalian yang suka mantengin perkembangan scene J-band ini. Oh ya, di postingan ini kita juga akan share info menarik buat kalian yang punya atau sedang berkarya dalam secene J-band (so, keep on reading).

Jadi, bulan lalu setelah kita rilis Artikel mengenai J-Band & J-musician Indonesia, ternyata cukup banyak respon positif baik itu dari para musisi maupun dari para penikat J-band, dan hal itu membuktikan bahwa antusias terhadap scene J-Band itu masih dalam level tinggi-tinggi nya. Dan banyak sugesti ke kita yang masuk, baik dari E-mail maupun comment dari artikel tersebut. Salah satunya adalah band asal Semarang GIGA OF SPIRIT, yang baru saja merilis album berjudul A Hope For a new Beginning. Sebuah album yang berisi materi cadas ala band yang sering membawakan track-track dari Maximum The Hormone. Berikut adalah salah satu single mereka yang khas dengan lirik menggelitik dan MV yang juga kocak, ‘Ridwan Memang Sexy’

Lalu ada juga band dari Bandung yang sering mengcover lagu-lagu Vocaloid, Henohenomoheji. Di MV nya dibawah ini mereka membawakan single mereka sendiri. Sebuah materi yang juga punya nada-nada andalan ala J-pop. Dirilis sejak tahun 2013 bebarengan dengan sebuah mini album yang juga dirilis di tahun yang sama. Di single ini mereka juga berkobalorasi dengan Rapper Run-D, yang menambah warna musik mereka semakin asik.

Lalu dari scene visual kei, ada beberapa sugesti nih. Ada dua band dari Medan yang sudah merilis MV dan single mereka. Seperti ciri khas Band visual kei, MV dari kedua band ini dibalut dengan hal-hal yang berbau gelap, dan seram. Ini menjadi bukti kalau Visual kei juga berkembang subur di Indonesia, terlepas dari betapa nyentriknya scene ini sebenarnya.

Lalu ada juga band-band yang gemar mengcover soundtrack dari Anime, kalau sebelumnya ada Otaku, kali ini ada Akiba Street yang juga berasal dari Surabaya. Akiba Street ini juga terkenal dengan line up nya yang cukup banyak dan sering bergonti-ganti formasi. Mereka juga menjadi salah satu band yang langganan untuk mengisi berbagai festival bertema Jepang di Surabaya dan sekitarnya. Berikut adalah footage di tahun 2013, saat mengcover Soundtrack yang cukup fenomenal dari Digimon, Butterfly.

Lalu dari solois, ada seorang gitaris shredder neo-classical Galih Permana Putra. Yang juga baru saja merilis karya instrumentalnya The Lost Orchestra. Dalam Music Video yang dirilis menemani karya ini, kita dapat melihat Galih menunjukkan Permainan Sweep picking khas lagu neo-classical, yang juga menjadi ciri khas gitaris asal bandung ini. Bersama Band nya SASVRITA, galih juga sering mengcover soundtrack dari Kamen Rider maupun anime Dragon Ball, dengan aransemen yang sarat dengan aliran Power maupun speed metal.

Lalu seperti yang dijanjikan, ada info menarik buat kalian yang menggeluti scene J-Band nih. Jadi sebuah komunitas bernama J-Zone, yang juga berisikan pelaku dan penikmat musik Jepang, bakal membuat sebuah album kompilasi nih. Album kompilasi ini ditujukkan buat band-band maupun solois yang menggeluti scene J-Band, dan bertujuan untuk menampung dan menjadi media promosi bagi para pejuang scene ini. Di volume pertama ini pendaftaran akan dibuka sampai tanggal 13 Agustus 2015. Jadi bagi kalian penggiat J-Band, dan punya karya sendiri bisa langsung deh Kontak teman-teman @JZone_ID melalui Akun twitter mereka. Disana kalian bisa mention tentang info dan cara pendaftaran.

J Zone

Sebuah terobosan yang menarik, mengingat para pelaku J-Music di Indonesia sudah mulai menelurkan karya-karyanya. Dan band-band diatas adalah beberapa contoh mereka yang telah berkarya, dan dengan adanya Kompilasi seperti ini, diharapkan karya-karya tersebut sampai ke target pasar yakni pecinta musik Jepang. Yang pasti hal seperti ini patut di dukung, dan semoga akan ada volume-volume lanjutan dari kompilasi ini. Dan membuat para musisi semakin produktifdalam berkarya. Semangat buat J-Band dan J-Musician di Indonesia!!

 

Source: Youtube, Thanks To: M. Fadhli Suhendra, and others for the suggestion.