Kemarin (10 Juli 2016), girugamesh memberikan sebuah pertunjukan konser terakhir mereka. Saya sendiri masih merasa aneh dan tak habis pikir, kenapa salah satu band Rock kece asal Jepang ini harus break. Mereka merupakan sebuah band yang selalu memberikan perfoma menakjubkan dan emosional untuk penggemarnya. Maka dari itu, pada kesempatan kali ini mari mengingat sedikit perjalanan girugamesh 12 tahun, mulai dari pada saat band ini baru dibentuk. Juga tentunya dengan beberapa lagu mereka yang mantafs dan energik selama karir mereka bersama-sama.

GIRUGAMESH: PERMULAAN

Band ini dibentuk pada tahun 2004 di Chiba, ketika sekelompok pemuda SMA memutuskan untuk mendirikan sebuah band. Nii dan ShuU sudah berteman sejak masih kecil. Band ini awalnya memiliki gitaris kembar, bersama dengan Nii dan anggota lain bernama Hotaru. Ketika mencari drummer, tak perlu lama-lama mereka pun sekejap mendapatkannya. Sebagai saudara Nii, Ryo mengambil posisi. Fakta bahwa Nii dan Ryo adalah saudara awalnya disembunyikan selama beberapa tahun sebelum mereka mengaku pada media sosial. Meskipun lebih banyak beberapa penggemar mereka sudah mengetahuinya. Kali ini, yang mereka butuhkan adalah vokalis. Dan mereka menemukan vokalis yang mereka inginkan yaitu seorang pria bernama Cyrien. Selang waktu setahun, baik Cyrien dan Hotaru meninggalkan band. Dengan Cyrien pindah dan menjadi vokalis Sel’m. Mereka pun memutuskan untuk tidak merekrut gitaris lain, tapi mereka masih dibiarkan tanpa vokalis. Tak lama kemudian diperkenalkanlah pria bernama Satoshi dan menjadi vokalis. Seperti yang kalian tahu, line-up terakhir ini pun berlangsung sampai pembubaran mereka saat ini.

2004–2006: A LEGACY FORGES

Suit Era

Pada tahap awal karir girugamesh, yang juga dikenal sebagai “suit era“. Mereka terus-menerus mengenakan pakaian mereka sebagai titik utama penampilannya. Mereka awalnya cuma band indie yang tampil di prefektur Chiba. Sebagai band independen, mereka pun mulai merilis single tunggal, Jaleto. Tak lama kemudian, mereka menandatangani kontrak dengan Gaina-Japan, label rekaman pertama mereka. Di bawah label ini, mereka mulai merilis single berikutnya, ‘[Kaisen] -Kikaku Kata Enban-‘ pada tahun 2004. Dan mulai mendapatkan penggemar di seluruh Jepang. Lalu merilis single kedua mereka, [Kuukyo no Utsuwa]-Kyo Saku Kata Enban- and soon pada tahun 2005. Mereka pun mulai menggelar tur nasional pertama mereka, yang kemudian dokumentasinya dirilis dalam bentuk DVD.

Ini merupakan tahun yang menarik dan juga menjadi tahun yang sibuk bagi girugamesh. Setelah merilis single pada bulan April, mereka pun merilis mini-album pertama mereka “Goku -Shohan Kata Enban-” pada tanggal 5 Mei. Setelah itu tak lama kemudian mereka merilis dua buah single. Dan mereka pun menjadikan tahun 2005 menjadi tahun paling aktif bagi mereka.

2006 juga menjadi tahun yang menarik bagi mereka. Pada tahun tersebut mereka merilis salah satu populer mereka, ‘Omae ni sasageru minikui koe‘. Serta pada tahun 2006 juga mereka mulai merilis album pertama mereka, “13th Reborn“. Salah satu lagu yang populer dari album ini yaitu lagu berjudul ‘Owari to Mirai‘. Akiba-chan dan Akiba-kei bisa menonton musik videonya sambil bernostalgia dibawah ini:

2007–2009: INTERNATIONAL SUCCESS

hoodie

2007 juga menjadi salah satu tahun yang penting bagi mereka. Pada tahun tersebut girugamesh mulai menandatangani kontrak dengan label records Eropa, Gan-shin Records. Juga memulai konser luar negri mereka di Amerika Serikat, sebagai salah satu dari sembilan band yang menjadi bagian festival “Jrock Revolution” yang berlangsung di Los Angeles, California. Di tahun 2007 juga mereka meluncurkan mini-album kedua, ‘Reason of Crying‘. Dan juga meluncurkan self-titled release yang menjadi lagu favorit dari sang vokalis, ‘Kowareteiku sekai‘.

Lalu pada tahun 2008 mereka memulai tur Eropa pertama mereka, “Stupid Tour 2008“. Tur ini membawa mereka ke Jerman, Perancis, Inggris, Swedia dan Finlandia. Kesuksesan Internasional mereka pun terus berlanjut. Mulai dari meluncurkan website berbahasa Inggris, debut Amerika, Album kedua girugamesh yang dijual secara eksklusif di seluruh toko Hot Topic. Pada tahun 2008 ini juga mereka mulai menggebrak dengan Album ketiga mereka.

Pada tahun 2009, girugamesh kembali ke Amerika Serikat sebagai bintang tamu untuk anime convention, Sakura-Con. Acara tersebut diselenggarakan di Seattle, Washington. Sebuah iklan yang ditayangkan untuk acara tersebut juga menjadi exposure yang baik bagi mereka.

Pada tahun 2009 juga mereka merilis 3 buah single, Alive, BORDER dan Crying Rain. Tak lama kemudian, mereka meluncurkan album keempat, “NOW“.

2010–2011: THE INFAMOUS “GO” ALBUM

Shirt Era

Pada bulan Juli 2010, band ini merilis sebuah single berjudul ‘COLOR‘. Sebuah single yang memunculkan berbagai kritik dari penggemarnya. Diikuti juga single berjudul ‘Inochi no Ki‘ yang menebar kritik pedas yang sama dari para penggemarnya. Para penggemar pun benar-benar mulai khawatir dengan girugamesh ketika album kelima mereka, “GO” dirilis. Karena musik mereka mulai terdengar mengikuti Pop, banyak penggemarnya yang kecewa.

Setelah merilis “GO“, band ini mulai hiatus, di mana para anggotanya kemudian menyatakan telah merasa tidak berguna. Satoshi menyatakan bahwa mereka tahu album itu tidak diterima dengan baik dan harus mengatur kembali diri mereka sebelum memulai lagi band ini. Band ini mulai memasuki krisis eksistensial juga, dan tidak yakin apa yang harus dilakukan pada saat itu. Ketika rencana untuk kembali mulai, semua orang setuju bahwa mereka semua harus berkomitmen untuk bergerak maju sebagai sebuah band. Dan bahkan mengakui bahwa jika ada anggota tidak setuju dengan itu, itu akan berarti akhir dari band pada saat itu.

2012–2015: GIRUGAMESH’S AMAZING COMEBACK

comeback

Pada bulan Juli 2012, kembalinya girugamesh ditandai dengan sebuah single ‘Zeechou BANG!!‘. Sebuah single yang mulai memperbaiki kerusakan yang telah ditinggalkan album “GO“. Penggemarnya pun senang dengan hal itu, tetapi mereka masih tidak merasa seperti itu adalah lagu “girugamesh”. Band ini pun mencoba menyingkirkan perasaan gelisahnya dengan ‘Zantetsuken‘, yang dirilis pada bulan September.

Setelah berhasil membuat terkesan para penggemarnya, mereka pun kembali memulai kesuksesannya. Tapi mereka tidak puas, mereka ingin lebih. Selama hampir satu tahun hiatus, mereka mulai meluncurkan single baru berjudul ‘INCOMPLETE‘. Single yang dirilis pada bulan September 2013 dengan teaser hitungan mundur yang memperlihatkan siluet anggota band. Lalu mereka pun kembali dengan kekuatan penuh. Pada bulan November, mereka mulai merilis album keenam mereka yang berjudul “MONSTER“.

Pada tahun 2015, girugamesh merilis best-album, “LIVE BEST“. Album tersebut memasukan lagu-lagu favorit penggemarnya sejak awal band ini terbentuk yang di rekam ulang. Lalu diikuti dengan rilisnya mini-album “Gravitation“, dirilis pada bulan September 2014. Mini-album tersebut menjadi salah satu rilisan terbaik mereka menurut para penggemarnya.

Dan tahun 2015 menjadi tahun yang tenang bagi mereka. Mereka hanya tampil di festival-festival dan konser di Jepang.

2016: THE UNIMAGINABLE NEWS, THE END OF AN ERA

chimera

Pada tanggal 20 Januari kemarin, girugamesh merilis mini-album “chimera“. Pada saat itu tak ada yang tahu bahwa mini-album tersebut menjadi rilisan terakhir dari mereka. Setelah mengumumkan tur Eropa pada tanggal 2 Mei, band ini mengumumkan mereka akan bubar setelah konser terakhir di Jepang pada tanggal 10 Juli kemarin. Penggemarnya pun mulai syok dan sedih. Namun, band ini memberikan alasan untuk bubar pada sebuah wawancara. Mereka menyatakan bahwa mereka telah melakukan semua yang mereka ingin lakukan dengan girugamesh.

Dan akhir kata, selamat jalan girugamesh 🙁