Semua pria, muda atau tua, setidaknya telah menonton 1 kali video JAV dalam seumur hidupnya. JAV memang paling diminati. Pasalnya, Japanese Adult Video lebih mempunyai kualitas terdepan dalam bidangnya. Mulai dari segi cerita, alur, latar, dan tokoh, dipikirkan matang-matang. Sehingga menciptakan pengalaman menonton yang mumpuni. Karenanya orang-orang lebih mengenal produksi ‘blue film’ dari Negeri Bunga Sakura daripada yang lain. Itu merupakan salah satu fakta JAV, akan tetapi masih ada fakta-fakta yang lain dan begitu mengejutkan.

Di Indonesia sendiri, nama JAV sangat terkenal. Hampir setiap orang mengetahui apa itu JAV. Dan bahkan, hal yang sangat erat dengan kata “porno” itu sering dijadikan bahan candaan sesama teman. Meski sebenarnya, menjadi agak ironis jika kita mengolok-olok kawan kita dengan bilang bahwa dia punya banyak koleksi video ‘ikeh-ikeh kimochi’, padahal kita sendiri lebih banyak koleksinya. Itu membuat kita seakan sedang mengatai diri sendiri.

Nah, karena yang terkenal terkadang selalu kontroversial, berikut ini disajikan 6 fakta JAV yang begitu mengejutkan. Bahkan, para penggemarnya pun boleh jadi tidak pernah tahu sebelumnya soal fakta-fakta tersebut. Apa saja? Yuk, Akiba-chan dan Akiba-kei sekalian simak selengkapnya di bawah ini. 😀

1. Nyaris Semua Pemeran JAV Lulusan Sarjana

Via PicFinder

Jangan salah sangka kalau aktris dan aktor dari Japan Adult Video itu semuanya kelas teri. Jika menebak demikian, Minna-san sebaiknya menarik ucapan tersebut sekarang juga. Karena bagaimana pun, fakta telah membuktikan, bahwa pemeran video porno jenis satu ini bukan dari kalangan rendah. Kebanyakan malah lulusan sarjana, punya gelar S1. Bahkan ada yang S2 hingga S3, datang dari keluarga baik-baik, memiliki kekayaan, dan mempunyai karir yang gemilang.

Aktris dan aktor Japan Adult Video memang dicari yang bermutu dan berpendidikan tinggi agar meningkatkan kecepatan proses dalam sebuah pembuatan video. Para petinggi bisnis ini lebih melirik mereka yang intelektual agar mudah memahami naskah, mempelajari gaya-gaya baru, menampilkan ekspresi yang diinginkan, dan sebagainya. Supaya kemudian kualitas rekaman sesuai dengan apa yang diharapankan. Oleh karena itu, pelamar yang berpendidikan lebih diutamakan oleh mereka.

Meski begitu, memang ada sebagian pemeran JAV yang dari keluarga miskin, berpendidikan rendah, dan terkena “broken home”. Akan tetapi bisa dihitung jumlahnya, alias sangat sedikit sekali. Jika menggunakan bandingan persentase, hanya ada sekitar 6% saja. Orang-orang berkualitas yang seperti disebutkan di ataslah yang lebih mendominasi. Oleh karena itu, jangan anggap remeh bintang-bintang video porno dari Jepang.

 

2. Bayaran Selangit

Via Digihara

Kalau Akiba-chan dan Akiba-kei kepengin punya uang banyak, rumah mewah dan mobil keren dengan instan, bukan pesugihan atau mendatangi dukun penggandaan uang solusinya, melainkan jadi aktor atau aktris JAV! Karena telah menjadi fakta JAV yang tak terbantahkan, bahwa bayaran untuk para pemeran Japanese Adult Video memang setinggi langit.

Diperkirakan, gaji yang diberikan untuk seorang pemain amatir itu sekitar 300.000 yen atau kurang lebih Rp. 35.000.000 untuk satu rekaman. Sedangkan, untuk yang sudah mahir dan profesional diberikan bayaran berkali-kali lipat dari harga tersebut. Imbalan ini setara dengan syarat-syarat yang telah ditentukan sebelumnya. Seperti pendidikan yang tinggi, penampilan yang begitu mendukung, kemampuan berakting, daya intelektual dalam memahami naskah, dan macam-macam syarat lainnya. Selain itu, membintang film dewasa punya banyak resiko. Contohnya seperti yang ada di bawah ini.

Baca juga: Kepengin Jadi Mangaka Terkenal? Coba Baca 5 Manga Berikut Ini

 

3. Resiko yang Sangat Besar

Via Comenemurf

Fakta JAV selanjutnya adalah resiko yang sangat besar. Menjadi seorang pemain video porno memang punya segudang resiko. Tidak saja rasa hormat dari publik yang berkurang drastis, tetapi juga sanksi sosial akan terus membayangi. Keluarga pun juga akan menganggap kita sebagai aib dan kawan-kawan terdekat bakal menghindar.

Selain itu, cacian, makian, pula omongan-omongan jelek dari orang lain dipastikan selalu terdengar. Pandangan mengganggap rendah diri kita dari masyarakat sekitar juga kerap ditemukan. Secara langsung atau tidak langsung. Maka dari itu, gadis-gadis di Jepang yang tipikal sosialis akan berpikir lama sebelum memasuki dunia hiburan satu ini.

 

4. Ribuan Remaja Perempuan Jepang Memulai Debut Sebagai Aktris JAV

Via PicFinder

Ada dua alasan kenapa industri JAV seolah tak pernah mati. Selain karena penggemarnya yang terus bertambah banyak, bisnis ini juga seolah tak pernah kehabisan wajah-wajah baru. Maria Ozawa, Sola Aoi, dan nama-nama terkenal lainnya mungkin jadi magnet terbesar selama ini, akan tetapi para bintang yang masih polos juga sangat dinanti kehadirannya. Mereka adalah generasi penerus Japanese Adult Video!

Fakta JAV yang terbilang gila adalah, ada sekitar ribuan gadis yang memutuskan untuk bergabung dalam bisnis ini setiap tahunnya. Angka ini merupakan yng terbanyak di dunia. Di Amerika saja mungkin tak sampai seperempatnya. Alasan jelas di balik fenomena ini mungkin salah satunya karena soal kebijakan pemerintah Jepang yang melegalkan industri porno. Yang tak kalah penting yakni alasan seperti nomor dua, bayarannya yang selangit! Cewek mana yang tidak menetes air liurnya melihat duit sebanyak itu, coba?

Baca juga: Webtoon “We Are Pharmacists” Bertabur Mahasiswa yg Tampan dan Cantik!

5. Setiap Hari Ada Puluhan Pemeran yang Memutuskan ‘Resign’

Via PicFinder

Meski banyak gadis yang memulai debutnya sebagai artis JAV, akan tetapi menjadi sebuah fakta JAV yang mencengangkan bahwa hampir setiap hari ada aktris yang memutuskan berhenti dan pensiun. Jumlahnya sendiri sekitar puluhan orang. Alasan kenapa mereka berhenti sendiri bermacam-macam. Ada yang tak kuat dengan tekanan pekerjaan, terkena penyakit kronis, sampai mengalami gangguan mental.

Tapi, meskipun banyak yang keluar, kalau dibandingkan dengan mereka yang masuk jumlahnya terpaut jauh. Ketika ada 10 orang keluar, maka diperkirakan ada sekitar 100 orang yang masuk. Jadi, ini bisa dibilang kehilangan yang tak ada artinya, karena gantinya justru jauh berkali lipat ganda.

 

6. Maria Ozawa Telah Pensiun

Via Newsth

Ratu Japanese Adult Video telah berhenti dari industri porno Jepang. Fakta JAV yang satu ini sangat mengejutkan, mengingat namanya begitu membekas di hati para penggemar dan meninggalkan corak yang mendalam terhadap dunia JAV. Pasalnya, wanita yang dikenal sebagai Miyabi itu begitu kental dengan ‘blue film’ ketimbang yang lain.

Maria Ozawa memutuskan untuk tinggal di Filipina pada April 2015 lalu dan tak memainkan perannya lagi di industri JAV. Dia mempelajari tagalog (bahasa Filipina), kemudian berkarir di sana. Dia bermain dalam film horor berjudul “Nilalang” yang juga dibintangi aktor top Filipina, Robbin Padillla. Film ini rilis pada awal 2016 silam. Dia juga sebelumnya pernah mencoba berkarir di Indonesia dengan membintangi film berjudul “Menculik Miyabi” dan film “Hantu Tanah Kusir”.

Comments

SHARE
Previous articleSword Art Online Ordinal Scale Tayang Serentak di 3 Bioskop Indonesia
Next articleLucu Sih, Tapi Ada 8 Sifat Sinchan yang Tidak Patut Kamu Tiru!
Winata SilenceAngelo merupakan seorang penulis remaja yang lahir pada 3 September 1997 di kota Karawang. Kecintaannya terhadap diksi yang melankolis serta menyentuh mengantarkannya ke dunia kepenulisan. Pada umurnya yang masih sangat muda ini, ia berhasil meraih beberapa penghargaan sastra serta menjadi kontributor dari buku-buku puisi. Menurut Winata, dalam sebuah naskah, entah itu novel, cerpen, esai, puisi, atau sekadar kata-kata, yang terpenting adalah unsur amanat. Seperti ketajaman pada ujung mata pedang, amanat merupakan apa yang menjadi tolak ukur suatu seni. Di sanalah segala dari pemikiran sang penulis bermuara, hingga kemudian menunjukan keindahannya dengan sangat artistik.

LEAVE A REPLY