Senang rasanya melihat akhirnya anime Kobayashi-san Chi no MaiDragon dapat menayangkan season barunya. Karena mengingat kalau dua tahun lalu, studio anime Kyoto Animation yang menganimasikan anime itu terkena tragedi kebakaran besar yang menewaskan banyak staff mereka. Hal tersebut tentunya diingat oleh mereka, dan baru-baru ini studio KyoAni telah merilis video peringatan tragedi tersebut.

Studio anime Kyoto Animation tertimpa tragedi kebakaran besar yang terjadi pada pertengahan Juli 2019 lalu. Kebakaran tersebut disebabkan seorang pria bernama Aoba Shinji dengan alasan ia menuduh KyoAni mencuri ide dari novel yang ditulisnya.

Aoba kemudian memulai kebakaran pada studio itu dengan menyalakan api memakai gasolin, dan dari situ api tersebut kunjung membesar dan menyebabkan ledakan, dan pada akhirnya menghanguskan gedung studio 1 dari Kyoto Animation.

Orang-orang yang berada pada studio itu berusaha keluar tapi terperangkap, dengan kebakaran pada pintu masuk dan diperkirakan ada juga asap yang memenuhi lantai atas. Pada akhirnya api tersebut berhasil dipadamkan, tapi banyak korban jiwa yang berjatuhan dan banyak juga projek anime studio itu yang rusak dan perkembangannya jadi terundur.

Dihitung ada sekitar tujuh puluhan korban, dengan tiga puluhan staff studio itu tewas, contohnya sang sutradara anime Kobayashi MaiDragon. Kebakaran tersebut menjadi salah satu kasus kebakaran terbesar di Jepang, dan yang terbesar dalam era Reiwa negara tersebut.

Dan balik pada topik utama, baru-baru ini KyoAni merilis video peringatan tragedi tersebut via channel Youtube mereka. Sayangnya video itu sudah tak dapat dilihat karena hanya bisa ditonton pada tanggal 18 Juli kemarin. Mereka merilis peringatan itu sebagai video karena masalah pandemik coronavirus yang menyulitkan diadakannya acara langsung.

Video itu berisikan pesan dari para staff KyoAni saat ini dan keluarga korban, mengatakan bagaimana hilangnya para staff yang tewas masih terasa. KyoAni juga meminta para fans tidak datang mengunjungi lokasi kebakaran itu untuk tidak mengganggu penduduk sekitar, walau diberitakan kalau masih ada juga fans yang tetap datang untuk berdoa.