Wabah virus corona dapat menjangkit tak hanya orang-orang biasa, tapi juga selebriti. Contohnya dalam dunia entertainment Jepang adalah dengan wafatnya beberapa bintang veteran beberapa bulan lalu. Dan mereka yang masih muda juga sudah ada beberapa yang terkena. Dan contoh yang baru lagi datang dari grup idol terbesar Jepang AKB dengan salah satu member AKB48 diumumkan positif kena coronavirus.

AKB48 adalah grup idol besar dan populer di Jepang yang pertama dibentuk tahun 2005, dengan sister group yang begitu banyak yang merambah ke berbagai negara Asia lainnya, dari China, India, Indonesia, dan lain-lain lagi.

Tak hanya grup utamanya, tapi dengan sister group mereka, dan juga group 48 yang berada pada negara lain, membuat mereka memiliki member yang begitu banyak, dengan tahun 2020 ini diperkirakan mereka telah memiliki sampai sembilan puluhan orang.

Dan bicara soal member, ada pengumuman yang mengejutkan baru-baru ini, yang mengatakan kalau telah ditemukan ada satu membernya yang positif terkena virus COVID-19! Member tersebut adalah Takita Kayoko. Ia pertama debut tahun 2013 dan jadi bagian dari Team A, yang kemudian dipindah ke Team B tahun 2017.

Dijelaskan kalau Takita pertama terkena demam pada tanggal 9 Juli tapi kemudian sembuh esoknya. Ia kemudian merasa ada perubahan pada indera pengecap dan penciumannya keesokan harinya lagi, yang membuat melakukan pemeriksaan pada tanggal 18. Dan pada tanggal 19 ditunjukkan kalau ia positif terkena virus corona.

Dari situ, pihak management memutuskan kalau Takita perlu masuk dan dirawat ke rumah sakit kemarin pada tanggal 20 Juli meskipun secara fisik sang idol tak merasa sakit demi menjaga kesehatannya. Untuk saat ini hanya Takita yang positif terkena virus corona, dan sejak wabah virus tersebut ia memang sudah WFH sejak bulan April.

Tapi dikatakan kalau ia sempat bertemu langsung dengan seorang member lain, Tatsuya Makiho, member dari Team 4 yang sempat setim dalam Team A bersama Takita. Tatsuya dikatakan tak menunjukkan gejala, tapi untuk jaga-jaga ia jadi diminta isolasi mandiri di rumahnya.