Era Reiwa menjadi momen yang bersejarah bagi negara Jepang. Dan seperti banyaknya momen penting dalam sebuah negara, bisa saja ada hari yang diliburkan karena hal tersebut, untuk membuat warga bisa bersenang-senang. Libur perayaan era Reiwa tersebut digabungkan dengan libur Golden Week Jepang, tapi ternyata ada efek yang menarik, karena banyak juga yang tak senang akan libur Golden Week 2019 ini, dari manusia, dan… rusa.

Pergantian era di Jepang terjadi dari tanggal 30 April yang merupakan hari akhir era Heisei, dan tanggal 1 Mei adalah tanggal dimulainya era Reiwa. Dan momen besar tersebut tahun 2019 ini digabungkan dengan hari libur nasional Golden Week di Jepang. Membuat libur Golden Week jadi sepanjang 10 hari, dari 27 April sampai 6 Mei.

Libur Golden Week itu sendiri adalah kumpulan beberapa hari libur yang terjadi dalam satu mingguan. Ada Hari Showa yang terjadi tanggal 29 April, kemudian ada Hari Anak Perempuan atau Hinamatsuri pada tanggal 3 Mei, Hari Hijau pada tanggal 4 Mei, dan Hari Anak pada tanggal 5 Mei.

Bagi banyak orang, mungkin hari libur nasional sepanjang itu menjadi sesuatu yang patut dimeriahkan dan dirayakan. Tapi menariknya, ternyata tak semua orang di Jepang justru menyukai libur panjang tersebut. Survey Asahi Shinbun menunjukkan kalau 45% tidak menyukai libur Golden Week 2019, sementara yang menyukainya hanya 35%.

Sesuatu yang aneh, tapi memang bisa ada beberapa pihak yang justru dirugikan karena libur kepanjangan. Contohnya pekerja paruh waktu atau freelancer, yang tak bisa dapat uang karena tak ada pekerjaan yang masuk. Dan ada juga beberapa toko yang tak kedatangan pelanggan, yang kemungkinan karena pelanggannya pergi untuk berwisata.

Dan bicara soal wisata, keramaian besar pada lokasi-lokasi wisata di Jepang memang membawakan keuntungan besar, tapi ada masalah lain lagi dalam hal kurangnya jumlah pekerja untuk menangani banyaknya turis yang berdatangan. Dan masalah juga bisa muncul pada hewan seperti rusa-rusa di Nara contohnya.

Netizen menemukan kalau para rusa di Nara sekarang jadi tak menghiraukan biskuit Shika Senbei jika diberikan, karena saking banyaknya turis yang berkunjung, dan semuanya memberikan shika senbei kepada rusa tersebut, membuat mereka semua terlalu kekenyangan, bahkan diletakkan didepan atau dikepala juga tak dipedulikan.

Dan jika terasa dejavu, itu karena ini kejadian yang juga dialami para rusa tersebut pada Golden Week tahun lalu. Dan dengan libur Golden Week tahun ini sampai 10 hari, mungkin mereka lebih semakin kekenyangan lagi dari sebelumnya.