Yohoho akhirnya mimin kembali lagi membawa satu judul asik buat dibaca. Ehem.. tapi yang nggak suka humu-humuan mending skip dulu deh. Karena manga yang akan mimin masukin rekomendasi kali ini berbau humu 😀 Ya kan bosen gitu akhir-akhir ini banyak anime boing yang mulai menyerang, maka dari itu mimin bawa angin segar untuk para fujo 😀 Yang akan kita kupas kali ini adalah Inu To Tsubame karya Amagakure Gido. Buat para fujo pasti udah nggak asing sama mangaka yang satu ini.

Yak kita mulai dari judulnya dulu. INU TO TSUBAME (犬とつばめ/The Dog and The Swallownggak nyangkut tokoh utama secara fisik berupa anjing sama burung walet kok. Tapi memang judul ini nyangkut ke inti cerita. Jadi, Inu To Tsubame merupakan manga oneshoot bergenre romance – shounen ai. Ceritanya berpusat pada hubungan Yamada Kaede, seorang anak muda yang masih duduk di bangku SMA dengan teman sekelasnya bernama Noro. Ia baru saja kehilangan kakak nya dan menyalahkan diri atas kematian tersebut. Pasalnya, sang kakak memiliki hobby “aneh” semacam “suka berdandan seperti perempuan”.

inu to tsubame

Ditengah rasa bersalah dan terpukul yang diceritakan pada chapter pertama, tiba-tiba muncul Noro. Ternyata Noro adalah teman masa kecil Kaede yang nempel mulu kayak anjing. Pada Noro inilah akhirnya Kaede mulai bercerita dan menumpahkan rasa sedihnya. Noro – pada awalnya berniat pindah sekolah karena ingin bebas dari masalah keluarga yang rumit, namun akhirnya ia malah ingin bertemu Kaede dan jatuh cinta kepada anak manis tersebut. Keduanya lalu mencoba membongkar misteri kematian sang kakak yang masih samar antara bunuh diri atau kecelakaan. Hari demi hari itulah akhirnya keduanya muali sangat akrab dan lekat. Muncul rasa takut kehilangan satu sama lain. Bersamaan dengan rasa takut itulah muncul berbagai masalah yang menuntut mereka untuk saling percaya dan menyelesaikan berdua. Selain itu di chapter terakhir juga dibahas mengenai misteri kematian sang kakak dan hubungannya dengan burung walet.

Manga ini meskipun berlabel “homo” tidak sepenuhnya vulgar macam hardcore-yaoi. Kisah cinta yang disajikan malah terkesan smooth dan nggak bikin jijik. Bisa bikin iri buat kalian yang jones sih tapi (T__T). Tokoh Kaede adalah sosok uke yang pecemburu, keras kepala, plus egois. Sedangkan si seme Nero bisa dibilang super kalem tapi di dalemnya sedikit kekanak-kanakan. Inu To Tsubame sangat cocok buat kalian yang suka romance halus ala remaja SMA, soalnya nggak selebay manga straight juga. Lalu dari sudut artwork juga enak dilihat. Sangat rapih dan elegan. Yah, secara keseluruhan oke buat dibaca, apalagi endingnya yang nggak terduga tambah bikin pengen request volume selanjutnya 😀


Overall: B

Arwork: B

Story: A


 

inuto