Adaptasi anime memang berguna untuk meningkatkan popularitas sebuah manga. Contohnya saat ini, manga Kimetsu no Yaiba kini menjadi salah satu animanga yang paling dikenal berkat adaptasi anime yang kece dari ufotable. Akan tetapi ada masalah yang terjadi pada manga Kimetsu no Yaiba berkat peningkatan popularitasnya ini. Dengan buku manga fisiknya banyak dibeli sampai jadi sold out di banyak toko-toko buku di Jepang.

Kimetsu no Yaiba adalah manga karya Gotouge Koyoharu yang diterbitkan di majalah manga Shonen JUMP sejak Februari 2016 dan masih berjalan sampai sekarang. Manga tersebut diadaptasi jadi anime oleh studio ufotable yang tayang tahun ini sepanjang 2 cour dari April sampai September.

Dan seperti yang dikatakan diawal, animasi indah dari ufotable, lagu opening Gurenge yang dinyanyikan LiSA, arahan ceritanya yang bagus, dan lain-lain, membuat Kimetsu no Yaiba jadi salah satu anime terpopuler tahun ini dalam masa penayangannya. Dan hype terus meningkat berkat pengumuman adanya film sequel setelah episode akhirnya ditayangkan.

Dan sekitar seminggu setelah episode akhir anime Kimetsu tayang, tankobon terbaru dari manga Kimetsu, volume 17-nya, dirilis di Jepang. Dan disinilah ada masalah yang muncul yang merepotkan berbagai toko buku di Jepang. Masalah klasik supply yang tak seimbang dengan demand, membuat manga Kimetsu sold out.

Yang hebat lagi adalah masalah ini terjadi pada banyak sekali toko-toko buku di Jepang, dan pada volume 17-nya, tapi juga pada dua buku sampingan Kimetsu no Yaiba. Ini juga memberi efek tambahan membuat seri manga Kimetsu no Yaiba jadi super laris, terutama volume 7 yang merupakan titik akhir adaptasi anime Kimetsu.

Akan tetapi ada juga kabar buruk lagi, yang menariknya agak mirip dengan nasib yang terjadi pada anime buatan ufotable lain, movie Fate/Stay Night Heavens Feel lost butterfly, dimana ada yang memakai kesempatan dan melelang hadiah film strip anime itu dengan harga yang gila-gilaan.

Kini berbagai website lelang di Jepang jadi ramai akan penjualan manga Kimetsu no Yaiba, dan beberapa dengan harga yang tingginya terlalu parah. Contohnya ada yang menjual set manga Kimetsu 1-16 sebesar 200.000 Yen, padahal harga asli set macam itu semahal-mahalnya palingan sekitar 9.000 Yen.