Ada kalanya Jepang membuat projek anime bersama negara lain, seperti Woodcutter’s Treasure dengan Arab Saudi, atau film CG dari animanga Chibi Maruko-chan yang dibuat di China. Dan bisa juga adaptasi live-action bersama Amerika, seperti Ghost In The Shell dan Cowboy Bebop. Dan mengikuti projek macam itu, baru diumumkan projek besar yang multinasional dengan adaptasi live-action dari manga wine Kami no Shizuku.

Kami no Shizuku yang dirilis diluar Jepang dengan judul Drops Of God adalah manga yang digambar oleh Okimoto Shu dan dengan cerita yang dibuat oleh saudara Kibayashi Shin dan Kibayashi Yuko yang memakai nama pena Ogi Tadashi. Serialisasi manga itu berjalan dari tahun 2004 sampai 2014, tapi kemudian lanjut lagi dengan final arc yang berjalan dari tahun 2015 sampai 2020.

Mengisahkan seorang wanita yang mengetahui kalau ayahnya yang tidak dekat dengannya telah meninggalkan warisan berupa koleksi wine terbesar dunia, tapi ia tak dapat langsung memilikinya karena ia perlu bersaing dengan seorang pria Jepang dengan hubungan yang dekat dengan ayahnya yang sudah bagaikan seorang putra.

Manga tersebut tidak pernah diadaptasi menjadi anime, tapi pernah diadaptasi jadi dorama Jepang pada tahun 2009. Tapi balik pada topik utama, manga tersebut dapat kesempatan adaptasi live-action lagi, tapi yang kali ini skalanya lebih besar karena merupakan projek multinasional dan multilingual dengan negara Amerika dan Prancis.

Projek itu adalah kolaborasi antara Legendary Television, Dynamic Television, France Televisions, Adline Entertainment, dan Hulu Japan. Syuting projek itu juga dikatakan telah dimulai di Jepang dan juga Prancis dan Italia, walau belum diketahui kapan seri live-action multinasional Drops Of God ini dijadwalkan untuk tayang nantinya.

Dilaporkan kalau projek live-action tersebut dibuat sebagai seri sepanjang 8 episode yang masing-masing berdurasi satu jam. Disutradai oleh Oded Ruskin dan ditulis oleh Quox Dang Tran dan diproduksi Klaus Zimmerman. Dan dibintangi oleh artis Prancis Fleur Geffrier sebagai protagonisnya dan aktor Jepang Yamashita Tomohisa sebagai sang rival dari protagonis.