Sebuah karya cerita pasti memiliki asal yang menginspirasi terlahirnya cerita tersebut. Salah satu yang umum adalah cerita lain, seperti manga legendaris Dragon Ball yang menginspirasikan banyak manga shonen setelahnya, dari One Piece sampai Naruto dan lain-lain lagi. Dan bicara soal shonen, manga JoJo no Kimyou na Bouken baru-baru ini juga diceritakan sumber inspirasinya, yaitu seorang detektif legendaris asal Inggris.

Dalam majalah sastra Kotoba, diterbitkan wawancara bersama Araki Hirohiko, mangaka dan pencipta seri JoJo no Kimyou na Bouken. Dalam wawancara tersebut Araki mengatakan kalau ia takkan membuat manga JoJo jika dalam hidupnya ia tak membaca kisah Detektif Sherlock Holmes karya Sir Arthur Conan Doyle.

Araki mengatakan kalau ia belajar mengenai dasar penting cara bercerita dari kisah Sherlock Holmes, terutama mengenai struktur naratif dan bagaimana membuat karakter yang berkarisma. Menurutnya, cerita yang sempurna adalah dengan karakter yang berkarisma dan cara bercerita yang dapat menyampaikan karisma tersebut.

Araki juga mengatakan kalau Sherlock Holmes adalah karakter yang menarik karena walau ia seorang jenius, jelas kalau ia juga brengsek. Selain itu, ia juga sosok yang kesepian, yang menurut Araki adalah salah satu kondisi untuk menjadi karakter hero, karena menurutnya saat situasi memerlukannya, seorang hero harus bisa menangani kasus sendirian.

Tapi tak hanya Sherlock yang dibicarakan. Sahabatnya yang menjadi sudut pandang pembaca dalam cerita Sherlock, Watson, juga menginspirasi Araki. Ia mengatakan jika ceritanya dari sudut pandang Sherlock, itu akan mengkontradiksi sikapnya sendiri, dan cerita dengan karakter tanpa motivasi akan jadi membosankan.

Araki kemudian mengatakan kalau lebih sulit lagi membuat karakter pendamping terbaik dalam bentuk Watson daripada membuat karakter protagonis. Holmes adalah karakter yang komplit, jadi tantangannya adalah bagaimana membuat Holmes dan Watson saling menghadapi satu sama lain.

Jika dilihat lagi, memang ada berbagai elemen kisah Sherlock yang jelas terlihat dalam JoJo dan manga Araki lainnya. Seperti manga misteri Mashounen BT yang dibuatnya sebelum JoJo yang merupakan homage untuk Sherlock Holmes.

Setting JoJo Part 1 juga di Inggris, kampung halaman Holmes, dan seri JoJo secara keseluruhan juga terkenal akan adegan pertarungannya, dimana para karakter yang terlibat dengan cermat menganalisis lawan layaknya detektif untuk menang.