Minggu lalu author dari manga Kakegurui dilirik oleh netizen Jepang karena karya terbarunya, Isekai Tenseisha Cheat Slayer, yaitu sebuah manga isekai dengan cerita dimana sang protagonis adalah pemburu orang-orang yang kena summon dalam dunia isekai dengan skill cheat super kuat. Tapi manga tersebut jadi kontroversial dan membuat kerisihan, menjadikan manga itu dibatalkan setelah merilis hanya satu chapter.

Yang membuat netizen Jepang melirik manga tersebut adalah para Tenseisha alias orang-orang isekai dengan skill cheat yang jadi antagonis dan target pada kisah itu memiliki tampilan yang blak-blakan mereferensikan beberapa protagonis anime light novel isekai terpopuler masa kini yang memang dalam cerita originalnya ataupun dikalangan fans terkenal kelewat kuat.

Tapi hal tersebut juga membuat manga itu kena berbagai kritik dan jadi diprotes, hingga akhirnya setelah merilis satu chapter, kini telah diumumkan kalau manga Cheat Slayer jadinya dibatalkan oleh majalah Dragon Age. Dengan alasan kalau membuat para karakter isekai populer tersebut dijadikan antagonis jahat bisa dianggap merendahkan karakter tersebut.

Kawamoto Homura telah menuliskan pesan permohonan maaf atas masalah ini, mengatakan ia telah membuat karya yang tidak mencukupi dan merasa malu telah membuat insiden ini. Sementara itu ada juga komentar dari mereka yang penulis isekai.

Fuse author dari Tensei Slime yang protagonisnya Rimuru juga dipakai jadi antagonis berpendapat kalau bagi seorang author, image karakter itu penting, jadi ia sarankan jika ingin membuat parody jangan terlalu berlebihan.

Menariknya, author isekai yang karakternya terlihat tidak dikopi, Rifujinna Magonote sang author isekai terkenal sebagai pembuat dari Mushoku Tensei, memberi komentar pedas yang terasa marah. Ia mengatakan;

“Membuat karakter protagonis isekai dengan skill cheat jadi antagonis dan membuat mereka melakukan hal-hal buruk < tak masalah”
“Membuat karakter yang desain tampilannya dikenal dari karya lain < saya takkan bilang ini bukan masalah, tapi masalahnya tidak besar”
“Membuat karakter yang desain tampilannya dikenal dari karya lain, dan membuat mereka jadi antagonis yang melakukan hal-hal buruk < ini kelewat batas”