Setiap negara dan budaya pasti punya hidangan tersendiri dalam sebuah perayaan. Seperti kue saat ulang tahun atau ketupat saat Ramadhan. Negara Jepang juga punya hidangan spesial yang dimakan saat sebuah perayaan terjadi. Contohnya saat tahun baru, banyak yang memakan mochi, dalam bentuk mochi zouni. Akan tetapi dibalik kemeriahan tahun baru, makanan tersebut sebenarnya juga mematikan, dan masih saja sampai sekarang.

Kue mochi memang banyak dinikmati di negara Jepang seperti disini. Tak hanya mereka dinikmati secara modern seperti diberi bahan-bahan eksotik seperti buah-buahan, tapi juga dihidangkan secara tradisional seperti sebagai salah satu dari osechi atau hidangan tahun baru.

Sebagai osechi, kue mochi dihidangkan dalam bentuk yang disebut Zouni atau oZouni yang merupakan kue mochi yang direbus dan dimasak dalam sup. Makanan yang lumayan bersejarah juga dengan tradisi memakan Zouni saat tahun baru di Jepang diperkirakan dimulai sejak era Muromachi.

Penambahan kata o- disitu menunjukkan rasa hormat yang diberikan pada hidangan tersebut, dengan oZouni dilihat sebagai hidangan osechi yang paling membawa keberuntungan/kebaikan, dengan kekenyalan mochi juga melambangkan umur panjang dan kebahagiaan.

Jadi ironis saat mengetahui kalau saat ini, hidangan dengan kepercayaan dan lambang yang terhubung pada hal baik macam itu, justru sebenarnya juga memiliki potensi yang mematikan, dengan banyak orang-orang tua yang tersedak dan bisa mati saat memakan mochi saat tahun baru sejak dulu.

Dan tahun ini, terlihat kalau memakan mochi saat tahun baru masih berbahaya bagi para lansia. Dengan diberitakan kalau dalam dua hari pada minggu pertama tahun baru 2020 kemarin sudah ada 15 kakek nenek diantara umur 68-96 tahun yang dilarikan ke rumah sakit karena tersedak memakan mochi.

Dan yang parah lagi ada juga kasus seorang kakek berumur 80 tahunan yang sampai meninggal tersedak mochi dalam perjalanan ke rumah sakit. Pihak Pemadam Kebakaran Jepang sampai mengumumkan kepada masyarakat untuk dumohon memotong adonan mochi kecil-kecil agar generasi tua dan anak kecil dapat terhindar dari masalah tersebut.