Minggu ini adalah minggunya kelulusan bagi pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di seluruh Indonesia, setelah perayaan kelulusan dan upacara pelepasan siswa oleh sekolah tak sedikit dari mereka yang bingung hendak meneruskan kemana? Sebagian berebut lowongan pekerjaan, sebagian lagi berebut bangku kuliah di kampus favorit tapi tak sedikit dari mereka yang menggantung, kerja tapi belum siap dan tidak punya ketrampilan, mau lanjut kuliah juga tak ada biaya.

Tapi bagaimana jika ada tawaran kuliah gratis menghampiri kalian? Tak tanggung-tanggung lagi, kuliah-nya langsung di Jepang. Iyaaa Jepang, Gratis 100% tanpa bayar, gak percaya??? Nih ulasannya.

ri-jepangok

Tahun ini Kedutaan Besar Jepang di Indonesia menawarkan beasiswa Monbukagakusho kepada siswa-siswi Indonesia lulusan Sekolah Menengah Atas, SMA dan sederajat, untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas/GAKUBU (S-1), College of Technology/KOUSEN (D-3) atau Professional Training College/SENSHU (D-2) di Negeri Sakura untuk tahun akademik 2017 (April 2017). Tapi Pelamar hanya bisa mendaftar 1 (satu) program saja antara S-1, D-3, atau D-2. Kalo kalian tertarik yang mana?

Pada saat ini saja sekitar 2200 siswa Indonesia tengah melanjutkan pendidikannya di Jepang. Dari jumlah tersebut, sebagian besar adalah mereka yang menerima beasiswa, baik dari pemerintah Jepang, instansi maupun perusahaan lainnya. Beasiswa Pemerintah Jepang yang cukup dikenal oleh masyarakat Indonesia adalah beasiswa dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olah Raga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Jepang (Monbukagakusho/ MEXT). Beasiswa ini meliputi biaya studi dan biaya hidup, tanpa ikatan apapun.

IMG_0365

Kedutaan Besar Jepang di Indonesia dan Konsulatnya di Surabaya, Medan, Makassar, dan Denpasar setiap tahun melaksanakan pendaftaran dan penyeleksian bagi para peminat beasiswa Monbukagakusho. Adapun program-program yang ditawarkan kepada siswa Indonesia adalah yang disebutkan tadi di atas.

Untuk pendaftaran tahap pertama dibuka pada 2 Mei – 16 Mei 2016, tapi bagi pelamar lulusan tahun 2015 dan tahun sebelumnya. Sementara, tahap II berlangsung 24 Mei-9 Juni 2016 untuk lulusan tahun 2016. Masih ada waktu buat kalian yang baru lulus di tahun ini. Lalu apa saja syarat-syaratnya?

Toga

Bagi kalian yang ingin memilih Program Undergraduate / GAKUBU (S-1) yaitu lulusan SMA dan Sederajat; nilai rata-rata Ujian Nasional minimal 8,4; lahir antara tgl. 2 April 1995 sampai dengan tgl. 1 April 2000. Bagi pelamar yang nilai rata-rata Ujian Nasional di bawah 8,4, dapat melamar program S-1 dengan melampirkan Japanese Language Proviciency Test (JLPT) level N3 atau lebih (bagi yang memiliki JLPT).
Pelamar SMA jurusan IPS/Bahasa tidak bisa mendaftar bidang studi IPA, pelamar SMA jurusan IPA bisa mendaftar IPS atau IPA. Masa studi di program ini adalah Masa studi 5 tahun termasuk 1 tahun belajar Bahasa Jepang (kecuali jurusan kedokteran umum, gigi, hewan, dan sebagian farmasi lama masa studi adalah 7 tahun)

Lalu jika kalian memilih program College of Technology / KOUSEN (D-3) syaratnya yaitu lulusan SMA dan Sederajad Jurusan IPA saja; nilai rata-rata Ujian Nasional minimal 8,0, lahir antara tgl. 2 April 1995 sampai dengan tgl. 1 April 2000. Dengan masa studi  4 tahun termasuk 1 tahun belajar Bahasa Jepang.

dan terakhir jika kalian memilih Specialized Training College / SENSHU (D-2) Syaratnya yaitu lulusan SMA dan Sederajat; nilai rata-rata Ujian Nasional minimal 8,0; lahir antara tgl. 2 April 1995 sampai dengan tgl. 1 April 2000. Bagi pelamar yang nilai rata-rata Ujian Nasional dibawah 8,0, dapat melamar program D-2 dengan melampirkan Japanese Language Proviciency Test (JLPT) level N4 atau lebih (bagi yang memiliki JLPT). dengan masa studi 3 tahun termasuk 1 tahun belajar bahasa Jepang.

Jika pada saat penutupan pada 9 Juni 2016, Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional asli belum bisa dikeluarkan, kalian tidak usah khawatir karena Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional sementara dari Kepala Sekolah bisa diterima. Sementara itu bagi sekolah yang tidak menggunakan standar nasional, misalnya dengan standard IB, nilai akan disetarakan sesuai di atas.

Selain itu, sebagai alternatif persyaratan pelamaran, bagi pelamar S-1 yang memilih bidang studi IPS bisa juga melamar dengan menggunakan sertifikat kemampuan bahasa Jepang (JLPT) minimal level N3, dan pelamar D-2 bisa juga melamar dengan menggunakan sertifikat kemampuan bahasa Jepang (JLPT) minimal level N4. walaupun persyaratan nilai minimal rata-rata Ujian Nasionalnya kurang.

study-japan

“Pelamar harus lulus dari SLTA dan sederajat terlebih dahulu atau akan lulus maksimal 31 Maret 2017 bagi yang menggunakan sistem kelulusan standar Internasional/IB)”.

Untuk kalian yang tertarik mengikuti program tersebut, kalian bisa mengisi formulir aplikasi yang dapat didownload dari website resmi kedutaan Jepang, http://www.id.emb-japan.go.jp/sch_slta.html. Informasi lebih lanjut bisa menghubungi Kedutaan Besar Jepang melalui beasiswa@dj.mofa.go.jp.

Setelah itu lakukan registrasi secara online melalui link yang tertera pada website resmikedutaan Jepang di atas, dan cetak/printout konfirmasi registrasi online yang berisi nomor ujian yang dikirimkan ke e-mail pelamar.

“Kirimkan formulir aplikasi, lembar printout konfirmasi registrasi online, fotokopi ijazah/ijazah
sementara yang dilegalisir/dicap basah dari sekolah, SKHUN/SKHUN sementara yang dilegalisir/dicap basah dari sekolah, sertifikat kemampuan Bahasa Jepang (JLPT) bagi yang ada, ke Kedutaan Besar Jepang di Jakarta.”

ichal-2-55b9eb62c923bd5d05a0dc63

Ayoo bagi yang berminat ini kesempatan emas kalian, tunggu apalagi? Jika kalian memenuhi persyaratan diatas tak ada salahnya dicoba, siapa tahu takdir kalian memang ada di negeri sakura Jepang. Kalian tak perlu khawatir soal bahasa. Memang proses belajar mengajar disana hampir seluruhnya menggunakan bahasa Jepang. Tapi sebelum kalian di sebar di kampus-kampus tujuan kalian, selama 1 tahun kalian akan diberi bekal pendidikan bahasa Jepang di Tokyo. Sampai kalian paham betul dan mengerti bahasa dari negeri ini.

Kualitas pendidikan yang tak diragukan lagi dan peluang masa depan yang makin cerah menanti kalian, tunggu apalagi?