Film Kimetsu no Yaiba memang populer dan terus berada pada posisi teratas dalam list box office mingguan di Jepang, tapi hal mengejutkan terjadi karena rekor mereka berhasil dipatahkan diawal tahun 2021 ini untuk pertama kalinya, oleh adaptasi film anime dari senpai JUMP mereka, Gintama. Walau setelah itu mereka naik lagi, film Gintama Final juga masih populer, dengan terlihat mereka kini baru meraih rekor sejuta tiket dan satu milyar Yen.

Gintama berawal sebagai manga history sci-fi comedy buatan Sorachi Hideaki yang diserialisasikan dalam majalah manga Shonen JUMP yang pertama dimulai tahun 2003. Akan tetapi dikarenakan situasi “menarik” dari akhir manga Gintama, chapter akhir dan epilognya dirilis pada majalah manga Jump lain, Jump Giga, dan kemudian juga dirilis online via app Gintama.

Manga itu telah diadaptasi menjadi beberapa anime, yang pertama diproduksi studio Sunrise yang tayang tahun 2006-2013. Kemudian dibuat sequel yang tayang tahun 2015-2018 yang dibuat Bandai Namco Pictures. Dan ada juga dua anime movie dan dua film adaptasi live-action.

Dan sekalian balik ke poin utama, pada tanggal 8 Januari 2021 kemarin Gintama merilis movie anime ketiganya berjudul Gintama The Final yang mengadaptasikan kisah finale dari manga Gintama dengan beberapa elemen cerita baru. Film tersebut juga memiliki tayangan sampingan yang dirilis oleh dTV berjudul Gintama The Semi-Final yang tayang 15 Januari.

Film itu menunjukkan hype dengan perilisan yang menggaet popularitas Kimetsu no Yaiba, dengan adanya hadiah ilustrasi karakter Kimetsu yang digambarkan Sorachi sensei, yang ironisnya jadi berhasil mengalahkan Kimetsu dalam minggu debutnya. Memang setelah itu mereka turun posisi dan film Kimetsu naik lagi.

Dan saat ini juga turun lagi dan menempati posisi 5 dalam list box office Jepang akhir minggu lalu. Tapi meskipun begitu dari angka pemasukkan film itu tetap memuaskan, bahkan sampai sekarang. Dengan dikabarkan kalau kini film Gintama The Final telah melampaui angka penjualan satu juta tiket, dan dari situ juga telah meraup rekor keuntungan yang melampaui 1.4 milyar Yen.