Game atau program tak mungkin bisa lepas dari masalah bug. Kadang bug bisa menjadi sesuatu yang menarik dan dibiarkan, tapi yang lebih umum adalah bug menyebabkan masalah dalam sebuah program, dan kadang bisa berakibat fatal. Dan mobage LovePLUS juga dapat masalah bug yang besar sampai kena delay indefinitely. Bug fatal apakah itu? Netizen Jepang menemukan kalau itu adalah bug penghilang baju… tapi tak seperti yang dipikirkan.

LovePLUS adalah game love simulation buatan Konami, dengan fitur unik dimana player dapat terus memainkannya sampai dalam masa pacaran dengan gadis pilihan. Game tersebut sangat populer, dan sempat membuat berita sampai keluar Jepang, saat ada kabar seorang player yang benar-benar menikahi karakter game itu, dan hal itu juga dibercandai oleh Gintama.

Game itu awalnya dirilis untuk konsol NDS, tapi ada juga beberapa yang dirilis untuk 3DS, dan ada juga untuk iOs tapi versi tersebut sudah tua dan ditutup. Tapi beberapa waktu lalu diumumkan kalau akan ada versi mobage yang diberi nama Love PLUS Every yang dirilis untuk iOs dan juga Android.

Game tersebut tapi terlihat tak begitu mulus dalam perilisannya, dengan awalnya direncanakan dirilis musim dingin 2017, tapi kemudian diundur jadi Agustus 2018, dan kemudian diundur lagi, dan akhirnya jadi dirilis tanggal 31 Oktober 2019.

Lumayan cocok dengan hari Halloween yang suka dijadikan ajang cari pacar atau dating juga di Jepang. Akan tetapi sayangnya bukannya elemen dating yang muncul dalam perilisan game tersebut pada tanggal 31 kemarin, melainkan elemen horror.

Karena game tersebut ditemukan memiliki bug yang membuatnya masuk masa maintenance, yang tak diketahui kapan akan selesai perbaikannya. Walau pihak developer tak memberitahu bug apa itu, beberapa player menemukan ada bug yang menghilangkan baju para karakternya.

Akan tetapi ini tidak sepanasss bug nude game Love Live, karena tak hanya bajunya yang hilang tapi juga fisik badan dan tangan modelnya, membuat model karakternya seperti monster hanya dengan kaki dan pantat.