Kemarin penulis sempat menyentil sedikit  tentang kata atau bunyi “Heee” yang dihasilkan orang jepang. Kata ini termasuk jadi kebiasaan orang jepang yang sulit dilihangkan. Dan juga kadang menjadi sesuatu yang urusai bagi sekitarnya. Akiba-chan dan akiba-kei pasti sudah sering dengar kata “Heee”. Barangkali pada saat nonton anime, film, dorama, maupun variety show jepang, scene kata ini sering banget keluar bahkan tanpa sadar jadi kata yang (terlihat) keren untuk ditirukan. Ternyata dibaliknya terdapat level kata yang wajib banget kalian tahu sebelum pergi ke jepang lho!

Baca Juga: Tak Terduga, Ini 5 Kebiasaan Orang Jepang Paling Sulit Dirubah

Youtuber Shenlim, dalam sebuah video nya mengupas tuntas 4 Level kata “Heee” dari orang jepang seperti yang akan penulis rangkumkan dalam artikel hari ini. Wew, ngomong satu kata aja ternyata punya banyak level ya. Kelihatannya simple tapi nggak taunya ribet juga. Hehe. Buat akiba-chan dan akiba-kei yang tertarik untuk mempelajari lebih dalam, silahkan simak baik-baik penjelasannya dibawah ini:

Level 1

4 Level Kata

Mewakili perasaan PURA PURA TERKEJUT. Ini merupakan level terendah penggunaan kata Hee. Orang jepang memang selalu menanggapi apa yang diomongin sama lawan bicaranya. Nggak heran bila kata ini sering muncul meski dalam percakapan nggak penting sekalipun. Level kata Heee di bagian pertama ini kebanyakan ditandai dengan mulut moyong ke depan seperti simpanse, lalu berucap tapi nggak peduli atau nggak merhatiin muka lawan bicara. Misalnya:
“eh kemarin gue beli baju baru lho”
“Heee”

Dalam konteks ini biasanya pembiacara melakukan hal yang biasa aja menurut lawan bicara. Sehingga yah, dijawab seadanya. Eittss tapi meskipun ini level sepele jangan dicoba kepada orang yang baru kenal ya! 😀 bisa-bisa dicaci maki kamu. Haha. Biasanya, level kata yang kemenyek begini cuman dikeluarkan pas sama orang terdekat. Entah itu teman atau saudara.

 

Level 2

Level kedua menandakan SEDIKIT TERKEJUT. Biasanya lawan bicara punya rasa ingin tahu saat pembicara menceritakan pengalamannya. Sehingga dijawab dengan Hee level kedua ini. Jadi intinya, level dua lebih serius tingkatannya ketimbang level pertama yang ecek-ecek. Contohnya:
“gue diajak makan malam sama senpai lho weekend nanti”
“Heee~”

Sejatinya, lawan bicara tidak begitu tertarik dengan pernyataan tersebut. Namun karena bisa jadi itu hal yang lumayan langka, jadi dia pun sedikit merasa terkejut saat mendengarnya.

Pengen belajar bahasa jepang yang fleksibel? Gabung di Akibanation Classroom!

 

Level 3

Nah level ini baru mewakili makna BENAR BENAR TERKEJUT. Biasanya saat ngomong akan disertai dengan mimik muka lumayan serius. Atau diucapkan dengan nada tinggi dan panjang. Tapi bagi sebagian orang, terutama kaum hawa. Level kata serius ini dapat diucapkan dengan mimik muka tersenyum lebar dan mata berbinar. Contohnya:
“gue barusan dicium sama ikemen dipojokan situ. Gara-gara dia kepeluk pas gue jatoh.”
“Heeeeeeee?!”

 

Level 4

Finally, level KETIDAK PERCAYAAN, SANGAT MUSTAHIL alias UNBELIEVABLE. Untuk level paling berat ini, cara pengucapan Hee tidak sepanjang di level 1, 2, dan 3. Level keseriusan ini membuat Hee diucapkan dengan sangat amat pendek. Selain itu juga disertai mata melotot dan mimik muka super serius. Contohnya:
“tau cewek yang barusan lewat? dia mantan gue lho, gue pernah buang dia ke jurang entah kenapa malah idup lagi.”
“He?!”

Gitu tuh, akiba-chan dan akiba-kei. Makanya kalau mau ke jepang, dan pengen ikut-ikutan ngomong Heee juga. Ada baiknya perhatikan level diatas ya. Jangan sampai salah suasana. Ntar malah salting lho wkwkwkwk. Biar lebih paham. Lihat videonya dibawah ini deh 😀

https://youtu.be/1eqAhUG07Q8