Halo Akiba – chan, Akiba – kei~ Apa kabar? Masih suka berselancar di dunia maya? Suka baca legenda yang ada di internet? Kalau Akiba – chan dan Akiba – kei ini tipe – tipe orang yang suka main internet sampai tengah malam, hati – hati loh! Ternyata, di Jepang sana ada sebuah Legenda menyeramkan bagi para pengguna internet. Siapa tahu bisa sampai ke Indonesia, internet kan sifatnya mendunia… Hehehe

Legenda kali ini berjudul “Akai Heya” atau lebih dikenal dengan “The Red Room”.

Eiittts! Red Room disini gak sama loh ya dengan yang di MARVEL. Walau tidak kalah seram sih…

Jadi begini, awal cerita ini sih sebenarnya tidak seram – seram amat. Kalau misalnya kamu browsing atau chatting di internet pada tengah malam, akan ada pop – up yang mendadak muncul di layar gadget mu.

Gak ada yang salah sih sebenarnya. Mengingat banyaknya pop – up dan iklan yang bebas muncul dan berkeliaran tiap kali kita berseluncur di dunia maya. Tapi, pop – up yang ini membawa kematian!

1022740i
Legenda Akai Heya

Seperti gambar yang terlihat di atas, pop – up merah membara itu bisa mendadak muncul di layar gawai mu. Layar itu akan mendadak muncul disertai dengan suara yang menanyakan “Anata wa suki desu ka?” yang berarti “Apakah kamu suka?”

Respon kebanyakan orang pasti menutup layar pop – up tersebut.

Sayangnya, layar tersebut akan muncul dan terus muncul sampai kemudian pertanyaannya berubah menjadi “Anata wa Akai Heya ga suki desu ka?” atau bisa diterjemahkan menjadi “Apakah kamu menyukai Ruang Merah?” Biasanya, banyak orang akan kembali menutup layar yang muncul tersebut.

Lalu kemudian akan ada layar baru muncul. Dengan deretan nama – nama yang mungkin kamu kenal atau mungkin tidak. Lalu terdapat nama kamu di deretan paling bawah.

Nah menurut legenda, kalau udah masuk tahap itu siap – siap aja merasakan kehadiran sosok di belakang mu.

Dari sini, legenda yang ada menceritakan hal yang berbeda – beda. Ada yang bilang sosok yang muncul di belakang mu akan membunuh dengan cara melempar – lemparkan tubuh mu ke seluruh sudut ruangan sehingga ruang tersebut akan berwarna merah oleh darah. Ada juga yang menceritakan bahwa kamu akan bunuh diri tidak lama setelah kejadian Ruang Merah setelah sebelumnya mengecat ruangan menjadi merah dengan darah sendiri.

Akai Heya

Dalam legenda yang lebih populer, diceritakan bahwa anak laki – laki yang mengalami kejadian ini bunuh diri. Untuk urusan yang mana yang lebih benar akan penulis kembalikan kepada pembaca.

Sasebo Slashing?

Selepas dari cerita ini hanya legenda. Ternyata ada yang tertarik untuk membuatnya menjadi animasi pendek dalam bentuk flash. Sayangnya, animasi ini membawa satu nyawa hilang.

1 Juni 2004, terdapat tragedi yang membawa duka di daerah Sasebo, Perfektur Nagasaki. Seorang siswi SD berusia 12 tahun dengan nama Satomi Mitarai tewas dengan mengenaskan. Korban dikabarkan dibunuh oleh teman sekelasnya sendiri, sebut aja si “A”, yang berusia 11 tahun. Pembunuhan dilakukan dengan menyayat leher dan tangan korban dengan menggunakan cutter. Pelaku mengaku terinspirasi melakukan itu setelah melihat animasi flash mengenai “Red Room” yang kala itu sangat terkenal. Pada akhirnya, kasus ini dikenal sebagai Sasebo Slashing.