Jepang dengan segala kemajuan teknologi serta kehidupannya juga memiliki legenda urban yang terkenal. Kali ini kita akan membahas mengenai salah satu hantu toilet yang terkenal, yaitu Aka Manto.

Nama makhluk ini berasal dua buah akar kata, yaitu Aka (赤) yang berarti ‘merah’ dan マント (dari ‘mantoru マントル’) yang berarti mantel. Sesuai dengan namanya, ia digosipkan sebagai makhluk yang selalu datang dengan wujud menyeruapi manusia yang mengenakan jubah merah. Beberapa sumber juga menyebutkan kalai ai suka memakai masker dalam melakukan aksinya.

Konon, ketika Aka Manto masih di dunia (“ketika masih hidup”) adalah seorang remaja laki-laki yang mempunyai banyak pengagum. Dan ia selalu dibuntuti oleh para fans fansnya itu. Oleh karena itu, ia menutupi identitasnya dengan jubah merah dan topeng.

Aka Manto mengincar korbannya di tempat cukup vital, yaitu di lingkungan toilet. Pada bilik terakhir seringkali terdengar suara misterius yang bertanya pada ‘calon’ korbannya.

“Mau kertas merah atau biru?”

Tidaklah aman untuk menjawab. Sebab jika korban menjawab warna merah, maka si Aka Manto akan menggorok leher korbannya hingga bersimbah darah merah. Dan apabila korban menjawab warna biru, maka ia akan mencekik korbannya hingga wajahnya membiru.

Akiba-chan dan akiba-kei kepikiran buat diam dan atau memilih warna lain? Bukan jaminan aman juga.  Karena si Aka Manto akan menyeret korbannya ke neraka melewati lubang toilet. Eeeekh…. agak yeyek sih ya. :/ Tapi mungkin artinya kalau ada yang ketemu Aka Manto nasibnya memang lagi sial. Dikatakan bagaimana cara yang paling aman untuk menghindari kutukannya ini. Konon katanya kalau ingin selamat jangan ragu menjawab dengan lantang: “Tidak perlu kertas!”.

Lumayan bikin merinding juga ya. Nah, karena sangat horror, teror keberadaan makhluk ini telah menjadi legenda urban masyarakat Jepang. Banyak cerita mengenai sepak terjangnya telah diadaptasi menjadi cerita dalam game, novel, manga maupun anime. Akiba-chan dan akiba-kei ada yang pernah nonton anime atau serial yang ada Aka Manto ini belum? 🙂

Comments

Loading...