Akihabara adalah tempat yang begitu melekat oleh fans animanga, pop culture, dan teknologi Jepang, dan juga menjadi asal dari nama website Akibanation ini 😉 dan banyak lokasi yang begitu dikenal disitu. Tapi ada kabar buruk yang diberikan baru-baru ini bagi penggemar Akihabara, karena ada salah satu landmark di distrik tersebut yang akan selesai beroperasi, yaitu Sega Akihabara 2nd Arcade Building.

Mungkin ada yang tak tahu apa itu, tapi kemungkinan sudah ada juga yang melihat landmark tersebut. Sega Akihabara 2nd Building atau Sega Arcade Akihabara yang pertama kali dibuka tahun 2003 lalu dengan nama Akihabara/Akiba Gigo.

Sesuai dengan namanya saat ini, Arcade tersebut adalah yang kedua dibangun setelah Sega Arcade pertama yang terletak di Chiyoda. Arcade tersebut dibuka pada saat yang tepat dengan booming animanga dan budaya otaku mulai benar-benar meleduk, menjadikannya tempat yang dikunjungi oleh banyak otaku.

Tapi kegunaan yang paling besar dan mungkin yang membuat gedung itu banyak dikenal, adalah ukurannya yang besar membuatnya pas dipakai untuk papan iklan. Banyak sekali seri game dan juga animanga yang sering menghiasi dinding jendela gedung itu, contohnya yang sedang dipakai saat ini adalah game Kantai Collection.

Akan tetapi seperti yang dikatakan diawal, sepertinya landmark tersebut takkan terlihat lagi, dengan beberapa pengunjung dan netizen menemukan pesan yang dipasang pada pintu Arcade itu. Bertuliskan pengumuman yang mengatakan kalau Sega Akihabara 2nd Building akan ditutup, dengan operasi terakhir mereka dijadwalkan pada tanggal 30 Agustus ini.

Tak diberi penjelasan kenapa bangunan itu ditutup, tapi sepertinya sudah bisa ditebak melihat situasi dunia saat ini, yang sedang terkena wabah virus corona dimana-mana termasuk di Jepang, membuat berbagai bisnis jadi tak bisa bertahan.

Tapi itu juga hanya setengah ceritanya, karena sebelum ini sudah ditemukan kalau bisnis arcade di Jepang sudah semakin memburuk, dengan semakin banyak tempat arcade yang tutup. Bisa dibilang virus corona yang memberi serangan terakhirnya. Selamat jalan Sega Akihabara Gigo 🙁