Penayangan anime dalam musim ini terlihat tak semuanya berjalan mulus karena berbagai alasan. Ada yang penayangannya mengalami hambatan karena produksinya terpengaruh oleh situasi virus korona, atau ada juga yang masalahnya ada pada konten ceritanya seperti pada Ishuzoku Reviewers. Dan bicara soal Ishuzoku, baru-baru ini dikabarkan masalah baru lagi, karena lagi-lagi ada channel TV Jepang lain yang batal menayangkannya.

Ishuzoku Reviewer berawal dari manga yang dibuat oleh Amahara dan digambarkan oleh masha. Mengisahkan seorang petualang bernama Stunk dan sohibnya Zel yang seorang elf, dimana mereka berperan menjadi reviewer para monster girl sekitar mereka.

Tapi apa yang mereka review dari monster girl tersebut? Seks 😉 Jadi peran Stunk dan Zel adalah menuliskan review akan kepuasan seksual dari melakukan hubungan intim dengan para monster girl yang bekerja di distrik lampu merah.

Dari sinopsis ceritanya tersebut, sudah dapat dilihat kalau ini adalah seri yang begitu dewasa, dan berpotensi takkan mulus perjalanannya. Dan itu sudah mulai terlihat sejak episode 2, dengan pemasangan sensor pada lagu endingnya dibuat lebih besar dari sebelumnya, dan anime itu juga mendapatkan protes dari BPO.

Dan masalah tak hanya datang dari dalam tapi juga dari luar Jepang, dengan beberapa distributor anime streaming luar juga berhenti merilis anime tersebut, dengan contoh yang paling besar adalah Funimation, yang menuai kritik dan ejekan karena keputusannya dianggap munafik oleh fans anime luar karena Funi telah sering mendistribusi anime NSFW dan ecchi sebelumnya.

Dan masalah lain muncul juga dalam negeri, dengan channel TV Jepang juga ada yang jadi berhenti menayangkan anime Ishuzoku Reviewers. Yang pertama melakukannya adalah Tokyo-MX yang berhenti menayangkannya sejak 7 Februari kemarin.

Dan sayangnya mereka bukanlah yang terakhir, dengan anime Ishuzoku Reviewers mengumumkan kemarin kalau channel SUN TV di Pefektur Kobe juga membatalkan penayangan anime tersebut atas nama manajemen perusahaan channel itu.

Tapi untuk saat ini masih ada yang mau menayangkannya, dengan penayangan sensor di channel KBS Kyoto dan BS11, dan penayangan uncensored masih dilakukan oleh channel AT-X. Sementara distributor anime AnimeLab di Australia dan Wakanim di Prancis masih merilisnya diluar Jepang.