Setiap tahun ketika musim dingin menjadi musim semi, sebuah desa kecil di pulau Jepang Shikoku yang berlangsung dengan nama Tosayama Plum Festival. Pada festival ini, kamu akan melihat bunga plum dalam jumlah yang sangat banyak yang dapat dinikmati oleh masyarakat maupun wisatawan , dan penduduk setempat akan menjual makanan untuk semua orang yang mengunjungi festival. Ini adalah kesempatan yang sangat istimewa karena merupakan acara komunitas yang besar dan mereka menyediakan makanan dalam jumlah yang sangat banyak agar para pengunjung dapat menikmati acara festival ini.

plum-blossom

Meningkatkan ekonomi
tosayama-plum-festival

Tosayama adalah desa pegunungan kecil Kochi City Hanya ada sekitar 900 warga, namun pada hari-hari festival mereka mendapatkan hampir 1500 pengunjung per hari bahkan lebih yang datang dari seluruh Shikoku dan dari luar jepang juga lho. Ini adalah dorongan besar untuk sebuah desa kecil agar ekonomi desa dapat meningkat, acara ini selalu ramai dengan banyak nya pengunjung. Pohon-pohon plum dulu tidak tumbuh subur di Tosayama, pohon plum pertama kali dibawa oleh seorang pria bernama Mori pada tahun 1992, ia melihat populasi pohon plum semakin jarang dan keadaan ekonomi sangat turun. Dalam upaya untuk menyelamatkan kota, ia dan beberapa warga kota mengunjungi prefektur pada daratan Jepang untuk belajar tentang pertanian. Salah satu hal utama yang menonjol dia adalah banyak bunga plum yang dilihatnya. Pohon-pohon ini terlihat mirip dengan Cherry Blossoms (bunga sakura) dan jumlahnya lebih melimpah disetiap tahun. Ketika ia kembali ke desa, 1.200 pohon plum ditanam pada lahan milik Tuan Mori.

Ginger Ale
seed-grinder

Penduduk setempat sangat senang melihat wisatawan di desa mereka, dan akan mencoba untuk berkomunikasi dengan para wisatawan meskipun mereka tidak begitu mengerti bahasa Jepang. mesin penggiling biji pound ini menjadi salah satu ciri khas di desa yang mereka tunjukkan pada wisatawan, banyak para pengunjung yang melihat proses pembuatan minuman jahe organik disini.

tosayama-gingerale
setelah hari yang menyenangkan di festival kamu dapat menikmati dan bersantai dengan beberapa minuman jahe organik yang di buat di desa ini , jahe dari tosayama sangat terkenal , dan setiap minggu pengiriman dikirim untuk konsumsi masyarakat Tokyo. Melalui penjualan ini, desa ini mampu meningkatkan perekonomian mereka dengan jahe yang tumbuh dengan baik di pegunungan Tosayama. Dengan harapan dan ketekunan dari desa pegunungan yang sulit ini, mereka mampu melanjutkan tradisi Festival Plum setiap tahun dan berbagi produk pertanian mereka dengan orang-orang dari seluruh Jepang.

Tertarik berkunjung? 😀