Jika kita berbicara soal negara Jepang, hal yang umum diasosiasikan dengan mereka adalah Edukasi. Jepang memang terkenal akan orang-orangnya yang pintar, dan sistem edukasinya. Tapi tetap ada satu aspek yang lemah dalam pendidikan Jepang, pelajaran Bahasa Inggris. Dan entah ini akibat atau alasannya, tapi dari data yang baru-baru ini dikumpulkan, diperlihatkan kalau kualitas guru Inggris di Jepang kecewakan Menteri Pendidikan.

Kelemahan negara Jepang pada bahasa Inggris memang sudah umum diketahui. Dan hal tersebut sering dijadikan komedi, baik itu oleh orang luar, atau bahkan bisa orang Jepang itu sendiri. Yang mungkin contohnya mina-san pernah tonton dalam video Gaki no Tsukai ya Arahende.

Memang itu bisa disebabkan karena struktur bahasa Inggris dan bahasa Jepang memiliki perbedaan yang begitu besar, belum perbedaan budaya juga. Tapi dengan dunia yang semakin global, mau tak mau negara Jepang perlu mengembangkan edukasi bahasa Inggris mereka.

Tapi hal tersebut takkan mudah, yang terlihat dalam data yang baru-baru ini dikumpulkan oleh Menteri Pendidikan, Budaya, Olahraga, Penelitian dan Teknologi. Dalam data itu ditunjukkan hasil yang mengecewakan, terutama dalam kemampuan para guru inggris nya.

Direkomendasikan para pengajar bahasa Inggris memiliki kemampuan bahasa Inggris selevel Tes Eiken level 1. Dan Menteri Pendidikan ingin mencapai standar setidaknya 50% guru level SMP dan 75% guru level SMA memiliki kemampuan level tersebut. Akan tetapi, menurut survey yang dikumpulkan dari 52.000 guru-guru di Jepang, hasilnya dibawah itu.

guru inggris

Ditemukan bahwa hanya sekitar 34% guru level SMP yang mencapai level tersebut, dan untuk guru level SMA hanya sekitar 65% yang mencapainya. Ini adalah yang kelima kalinya standar yang ditetapkan tersebut gagal tercapai.

Tak bagus juga menyalahkan para guru itu, karena bisa ada beragam alasan penyebab. Tapi menurut expert linguistik dan profesor Universitas Rikkyo, Torikai Kumiko, yang perlu diperbaiki adalah lingkungan kerja, karena beban kerja guru adalah faktornya. Para guru sudah terlalu terbebani jumlah pekerjaan yang begitu banyak, membuat mereka juga tak punya waktu untuk menyusun tata cara pembelajaran Bahasa Inggris yang bagus.

Mungkin perlu dibuat animanga atau game untuk membantu kesadaran akan pentingnya bahasa Inggris dan juga cara pembelajarannya ya mina-san ­čśë kan sudah ada banyak cara pengajaran yang keren di Jepang, seperti belajar programming dengan maid atau cara berperilaku lebih feminim.