Pemberlakuan hukuman mati terhadap orang yang dianggap bersalah atau terhadap para pelaku kriminal dan narapidana, telah menginspirasi banyak pihak. Tak sedikit film layar lebar yang menjadikan hukuman mati sebagai salah satu adegan paling menarik di filmnya. Tak terkecuali hukuman mati dalam anime. Beberapa anime menyajikan adegan hukuman mati ini sebagai bagian yang tidak terelakkan. Bahkan menjadi potongan penting yang akan diingat oleh banyak penonton dan penggemarnya.

Tak kalah dengan adegan-adegan hukuman mati yang disajikan di film-film layar lebar, adegan hukuman mati dalam anime pun kerap disajikan dengan cukup ekstrim dan juga menimbulkan suasana yang menyeramkan. Beberapa anime yang populer di Jepang dan seluruh dunia itu bahkan turut menceritakan detail proses eksekusi terhadap setiap karakternya. Terkadang, ada juga adegan hukuman mati yang malah membuat kita pilu. Beberapa malah sampai membuat kita mengerang tertahan atau meneteskan air mata.

Kisah pilu itu bisa ditimbulkan dari kilas balik mengenai alasan diberlakukannya hukuman mati terhadap tokoh tersebut, entah karena ia berkorban demi orang yang dicintainya atau dikarenakan kesalahan yang telah dilakukannya–tentu didasari alasan-alasan yang selalu membuat kita terpegun memikirkannya
Apa saja anime-anime populer yang menyajikan tema hukuman mati di dalam kisahnya? Berikut beberapa hukuman mati dalam anime yang tak kalah menyeramkannya dengan film-film di layar lebar! Ayo, disimak baik-baik!

1. One Piece

1. Gold Roger
Gold Roger yang tengah ditawan oleh prajurit dan akan segera menjalani hukuman mati.

Anime yang juga tersedia dalam versi komiknya ini, memperkenalkan karakter bajak laut bernama Gold Roger yang menjadi pembuka jalan cerita utama. Diceritakan eksekusi kematian Gold Roger telah menyebabkan tercetusnya era baru bagi para bajak laut. Era baru tersebut membawa sesuatu yang tak terduga dan mengubah banyak hal. Beberapa mungkin terlihat baik, tetapi lebih banyak yang buruknya. Permasalahan inilah yang memulai cerita One Piece, Luffy dan kawan-kawan yang berlayar mengarungi samudra luas dengan sebuah kapal. Terutama impian besar Luffy yang ingin menjadi seorang bajak laut nomor satu di dunia, menjadi alasan klasik cerita ini.

Di dalam dunia One Piece, beberapa karakter memang sering menerima eksekusi hukuman mati di hadapan publik. Seiring berjalannya cerita, kilas balik mengenai alasan Gold Roger dihukum mati pun disingkap perlahan. Kilas balik tersebut sangat-sangat menimbulkan skesan memilukan bagi para penonton maupun para pembaca setia komik One Piece. Tak hanya Gold Roger yang dijatuhi hukuman mati di dalam anime ini, beberapa karakter lainnya pun tampak menjadi objek mengerikan atas hukuman mati tersebut. Ada alasan tertentu mengapa seseorang dijatuhi hukuman mati dalam anime One Piece, tetapi sebagian besar dikarenakan perintah penguasa setempat yang tidak punya hati dan seenak jidat saja. Mengikut rasa keegoisan semata.

2. Naruto

2. Inari's Father
Ayah tiri Inari yang terpasung tidak berdaya karena telah menentang penguasa Gato.

Di dalam anime ini, terdapat tokoh seorang anak bernama Inari yang ayah tirinya dieksekusi mati di hadapan publik, dipertontonkan kepada masyarakat setempat. Ayah tiri Inari menerima hukuman mati itu dikarenakan berani menentang seorang karakter bernama Gato.

Gato ini adalah seorang pria yang berkuasa di tempat tersebut. Saking berkuasanya, apa pun yang ia inginkan atas penduduk setempat wajib dipenuh. Perlakuan tidak adil dari penguasa Gato-lah yang membuat ayah tiri Inari tidak terima dan melawan kepada pemerintah setempat. Namun sayang, ayah tiri Inari dihukum mati karena hal tersebut.

Ketika hukuman mati diberlangsungkan, tidak satu pun penduduk yang berani angkat tangan untuk melawan ketidakadilan Gato. Mereka hanya bisa menonton dan diam saja. Keputusan ini tentu saja menghancurkan hati Inari dan juga membuatnya tidak mempercayai lagi adanya para pahlawan. Sungguh adegan yang sangat mengharukan.

Jomblo? Dari pada meratapi nasib mending baca yang satu ini: How Sweet, Berikut 4 Kebiasaan Laki-laki Jepang yang Sangat Romantis!

3. Mobile Suit Victory Gundam

3. V Gundam
Salah prosesi hukuman mati dengan guillotone yang disiarkan dalam teve di anime Victory Gundam.

Nah, Akiba-chan dan Akiba-kei sekalian, hukuman mati dalam anime yang judulnya biasa disingkat “V Gundam ini terkesan barbar dan sangat tidak manusiawi”. Seperti sebelum-belumnya, pemberlakuan hukuman mati digerakkan adalah untuk menanamkan rasa takut kepada para penduduk setempat. Layaknya eksekusi ayah tiri Inari yang dipertontonkan di hadapan publik, hukuman mati dalam anime V Gundam juga sama, yakni dilakukan oleh penguasa yang lalim agar menimbulkan rasa takut dari penghuni lokal.

Hal tersebut dicanangkan agar masyarakat luas mendapat contoh, bahwa itulah hukuman yang pantas diberikan oleh penguasa jika mereka melanggar peraturan kepemerintahan dan memberontak atas kebijakan-kebijakan yang hanya menguntungkan sepihak saja, alias tidak adil. Hukuman mati di dalam anime berjenis perang robot ini memberlakukan hukuman dengan guillotine, yakni sebuah alat yang akan memenggal kepala target hingga terpisah dari tubuhnya. Kekaisaran Zanscare melakukannya demi menakut-nakuti masyarakat, memukul mundur keberanian mereka.

4. Berserk

4. Berserk
Seorang karakter pria dalam Berserk dengan pedang besar yang tidak segan membelah tubuh musuhnya.

Tanpa harus dijelaskan secara rinci dan mendetail, anime ini memiliki banyak unsur kekerasan di dalamnya. Di dalam anime Berserk, hukuman mati terkesan sebagai sesuatu yang sangat umum terjadi di setiap episode. Saking seringnya adegan semacam tersebut disajikan, kita sebagai penonton sampai-sampai tidak bisa menghitung berapa banyak tokoh yang telah meninggal.

Genre anime Berserk yang bisa digolongkan ‘sadistis’-lah yang menjadikan tonggak utama kenapa jalan cerita dipenuhi dengan pembunuhan menyeramkan dan hukuman mati tak beralasan. Bahkan, terkatakan, karakter utamanya yang bernama Guts kerap melakukan eksekusi mati orang lain di hadapan publik meskipun terkadang dianggap kalau eksekusi tersebut sangat tidak resmi. Oleh karena itu, bagi yang tidak suka anime berdarah-darah dan ‘gelap’, dianjurkan oleh kami sebaiknya tidak menonton anime satu ini.

Itulah beberapa anime yang mengandung hukuman mati di dalamnya, Minna-san! 😀
Hukuman mati dalam anime sebenarnya patut dipertimbangkan juga untuk diterapkan kehidupan nyata. Itu memberikan contoh yang lebih nyata ketimbang hukuman penjara, yang bahkan sering kali mendapat remisi tidak beralasan. Para koruptor, pembunuh berantai, pemerkosa keji, pengedar obat-obatan terlarang sepatutnya menjadi target utama dalam pertimbangan hukuman mati. Tetapi dengan cara yang lebih baik dan proses hukum yang benar, tanpa mengurangi hak-hak dari pihak mana pun. 🙂

SHARE
Previous articleFake Live Action Naruto? Simak, Dijamin Bikin Ngakak!
Next articleAktor Sousei dan Shirasu Untuk Film Donten Ni Warau Telah Terungkap
Winata SilenceAngelo merupakan seorang penulis remaja yang lahir pada 3 September 1997 di kota Karawang. Kecintaannya terhadap diksi yang melankolis serta menyentuh mengantarkannya ke dunia kepenulisan. Pada umurnya yang masih sangat muda ini, ia berhasil meraih beberapa penghargaan sastra serta menjadi kontributor dari buku-buku puisi. Menurut Winata, dalam sebuah naskah, entah itu novel, cerpen, esai, puisi, atau sekadar kata-kata, yang terpenting adalah unsur amanat. Seperti ketajaman pada ujung mata pedang, amanat merupakan apa yang menjadi tolak ukur suatu seni. Di sanalah segala dari pemikiran sang penulis bermuara, hingga kemudian menunjukan keindahannya dengan sangat artistik.