Tidak semua hantu di Jepang menyeramkan dan membunuh. Kosodate yurei contohnya. Roh ini menghantui dunia yang hidup hanya untuk menuntaskan tugasnya. Akiba – chan dan Akiba – kei pasti tahu bahwa melahirkan bukanlah proses yang mudah. Tidak sedikit wanita yang meninggal karena melahirkan, atau sesaat setelah melahirkan.

Nah, Kosodate yurei adalah roh dari seorang wanita yang meninggal saat melahirkan, ataupun sesaat sesudah melahirkan. Hantu ini muncul karena merasakan ikatan yang kuat dengan anak yang baru dilahirkannya dan kasih sayang seorang ibu.

Biasanya, roh ini akan muncul dengan pakaian yang terakhir kali ia pakai atau yang biasa ia pakai. Contohnya seperti baju pemakaman. Roh ini ingin memastikan bahwa anaknya aman dan dijaga dengan baik. Sampai kondisi itu tiba, ia akan terus mendampingi dan menemani anaknya.

Diceritakan bahwa roh ini akan muncul di satu tempat yang sama selama beberapa hari. Tujuannya adalah untuk membeli makanan manis seperti permen, sake manis, atau kue beras, atau mainan untuk menyenangkan sang buah hati. Roh ini akan membayar dengan uang yang dikuburkan bersamanya untuk membayar jasa penyebrangan sungai Sanzu di dunia bawah. Jika uangnya habis, ia akan menggunakan apa saja sebagai alat pembayaran, bahkan daun kering sekalipun.

kosodate_yurei_small

Kisah dari Tsukiji

Anehnya, walaupun dikatakan roh ini muncul karena meninggal saat atau sesudah melahirkan, legenda – legenda yang ada kebanyakan menceritakan bahwa ia melahirkan setelah meninggal. Salah satu legenda yang terkenal adalah versi yang diceritakan “Nihon no Yurei” oleh Ikeda Yasaburo.

“Saat ini, jika nama Tsukiji disebut maka yang terbersit adalah pasar ikan yang ramai di toko. Tetapi di masa lalu, Tsukiji dikenal penuh dengan kuil, kebanyakan milik dari komplek kuil “Honkan – ji”. Area tersebut juga dikenal penuh dengan makam.

Di sisi sungai Sumida yang mengalir Tsukiji, berdirilah toko yang menjual ikan segar dan sake manis untuk anak – anak. Pada satu cerita, muncullah seorang perempuan yang datang sambil menggendong anaknya. Dia membeli sake manis untuk sang anak. Perempuan tersebut  terus datang dalam beberapa malam.

Suatu malam, pemilik toko yang mulai merasa curiga mengikuti perempuan tersebut. Ia berjalan ke satu halaman kuil sebelum menghilang bagai api lilin yang ditiup. Di saat yang bersamaan, pemilik toko mendengar tangisan bayi yang datang dari salah satu makam. Setelah ia menemukan makam tempat tangisan itu berasal, sang pemilik toko meminta bantuan orang sekitar untuk menggalinya, dan menemukan seorang bayi yang menangis dalam dekapan jenazah ibunya di dalam peti mati.”

Jenazah itu adalah si perempuan yang terus datang selama beberapa malam ke tokonya.

Kosodate yurei adalah sesosok hantu yang kehadirannya tidak terlalu mengganggu. Beliau hanya ingin melihat anaknya bahagia dan dijaga dengan baik. Jika hal itu sudah terpenuhi, maka ia akan kembali ke alamnya.

Terkait benar – tidaknya legenda ini, hal ini menunjukkan bahwa kasih sayang seorang ibu bisa terus ada walaupun jiwa sudah terpisah dari raga.