Halo akiba-chan dan akiba-kei semuanya! Pasti diantara kalian ada yang menggemari J-Pop mau K-Pop, ya kan? Memang nih ya, demam pop culture dari Korea dan Jepang sampai sekarang masih cukup mewabah, khususnya remaja-remaja Indonesia kekinian nih. Nah, karena saking mewabahnya ‘virus’ ini, ternyata tidak sedikit dari kalangan tertentu yang mencoba membandingkan antara kedua seni hiburan beda negara ini. Karena itu, aku jadi kepingin deh coba kira-kira akiba-chan sama akiba-kei ini lebih banyak yang suka Jepang atau Korea ya? Langsung aja yuk kita bandingkan antara Korea vs Jepang, mana yang lebih keren! 😀

1. Musik

Bukan rahasia lagi kalau K-Pop benar-benar sudah mendunia saat ini! Ya, dengan naiknya popularitas dari musik ala Korean-Pop ini ternyata sukses mengubah pandangan orang luar tentang negara ini. Memang, sebelum ada istilah K-Pop seperti ini, industri musik China dan Jepang lebih dahulu mendominasi di dunia, khususnya Indonesia. Tapi sekarang, kepopuleran K-Pop sekarang jauh melampaui musik-musik dari negara serumpunnya, lho! Wow!

Istilah K-Pop sendiri juga selalu dikaitkan dengan boyband dan girlband—itu lho, grup vokal yang nyanyi sambil nge-dance yang kakinya pada jenjang banget itu—yang sangat fenomenal di kalangan K-Popers. Nah, kebanyakan dari lagu-lagu K-Pop itu nge-beat dan semangat, makanya kalau lihat bias (sebutan untuk idola favorit) lagi manggung tuh rasanya ‘nganu’ya 😀

suju

Bagaimana dengan J-Pop? Ya, kalau dari perkembangannya sih J-Pop juga sudah ‘berani’ bersaing dengan K-Pop, meski pada kenyataan di lapangan sih masih belum terlalu signifikan. Kenapa, ya? Hmm, mungkin karena warna musik K-Pop lebih mudah diterima sama telinga kita kali ya, soalnya menurutku warna musik K-Pop itu lebih condong ke Western. Beda dengan J-Pop yang punya warna musik sendiri yang sangat khas (biasanya lagu-lagu J-Pop didominasi oleh lagu-lagu cepat dan terkesan ‘kawaii’) jadi terkadang agak sulit diterima.

Salah satu band asal Jepang, Baby Metal, walaupun aliran musik cadas tapi tetap imut. Sumber.
Salah satu band asal Jepang, Baby Metal, walaupun aliran musik cadas tapi tetap imut. Sumber.

Selain itu, musik dari Jepang biasanya juga bakalan dibubuhi alat musik khas dari Jepang, contohnya (kecapi jepang namanya apaan) yang paling sering kita temui di lagu-lagu Jepang.

Alat musik Koto yang bunyinya sangat khas. Sumber.
Alat musik Koto yang bunyinya sangat khas.

Kalau di K-Pop lebih kita kenal dengan sebutan boyband dan girlband, kalau di J-Pop lebih dikenal dengan istilah idol group. Sama-sama grup vokal, nyanyi sambil menari. Iya, serupa tapi tidak sama, banyak sekali yang suka keliru dengan istilah-istilah ini. Di samping ‘perdebatan’ itu, kita coba bahas sedikit tentang idol group aja deh. Jadi, idol group sendiri sebenarnya punya konsep dasar yang sama seperti boyband maupun girlband ala Korea, yang membedakan hanya pada manajemen artisnya aja kok.  Kalau di Korea, siapapun yang mau jadi artis harus dilatih dulu bertahun-tahun, bahkan ada yang dari kecil, lho! Kalau di Jepang? Hampir kayak di Indonesia, di audisi, punya bakat, dilatih sebentar (gak lama-lama kayak di Korea) langsung bisa diorbitkan.

 

2. Drama

Baik Korea maupun Jepang, menurutku kedua negara ini sama-sama memiliki kualitas drama yang keren! Dari segi pemainnya, dorama (istilah drama dari Jepang) punya khas dari para pemainnya yang wajahnya mudah dikenali, kalau drama Korea terkadang suka susah menghafal wajah pemainnya (mungkin faktor operasi plastik kali ya).

Miura dan Woo Bin, sama sama menggoyahkan hati
Miura dan Woo Bin, sama sama menggoyahkan hati

Baik drama Korea maupun Jepang, aku lebih suka keduanya dibanding dengan sinetron-sinetron Indonesia. Kenapa? Karena drama Korea atau Jepang jauh lebih simple karena jumlah episodenya yang terbilang ‘mini’. Coba kalau sinetron? Kalau penontonnya masih banyak, gak akan pernah kelarin episodenya sampai penontonnya gumoh-gumoh (bahkan ada sinetron yang sekali tayang bisa langsung 3 episode sekaligus, lho!). Ayo, ada yang sependapat gak, nih? 😀

 

3. Style

Pernah dengar istilah harajuku? Nah, buat para J-Popers pasti udah gak asing sama istilah yang satu ini lah, ya. Style ini memang begitu melekat dengan gaya ala-ala remaja Jepang. Untuk kalangan laki-laki, gaya rambut selalu khas dengan gaya ‘acak-acakan’ dan gondrong. Kalau untuk perempuan biasanya lebih sederhana dengan gaya rambut yang terlihat monoton, paling kalau gak lurus ya kerinting. Mereka juga jarang mewarnai rambut mereka dengan warna-warna mencolok.

Band rock asal Jepang, L'arc en Ciel (atas), bertahan pada ciri khas rambut gondrong mereka. Berbeda dengan cnblue (bawah) yang tampil dengan rambut pendeknya.

Untuk style rambut laki-laki Korea biasanya pakai poni dan gak gondrong, sedangkan untuk style rambut perempuan lebih fleksibel dan ekspresif. Sekalipun umur mereka masih belasan tahun, penampilan artis Korea akan terlihat lebih ‘dewasa’ dari umurnya. Berbeda dengan orang Jepang yang akan terlihat imut meskipun sudah berumur.

Dari gaya make up, gaya Korea maupun Jepang memiliki satu kesamaan yaitu sederhana. Yang membedakan adalah bagaimana cara membentuk mata dan juga pemberian warna pada blush on. Berikut ada salah satu video tutorial make up perbandingan antara gaya Korea dengan Jepang. Kita lihat yuk perbedaannya!

 

4. Budaya

Sejak dulu, negara Asia Timur terkenal dengan penduduknya yang gesit dan cerdas. Karena itu, biasanya orang-orang bermata ‘sipit’ akan terlihat lebih menonjol, salah satunya dalam hal rajin dan kerja keras. Salah satu budaya ‘pantang menyerah’ ini juga sangat melekat pada orang-orang Jepang dan Korea. Termasuk dalam hal berkompetisi di bidang seni contohnya, kedua negara ini termasuk negara yang berhasil memajukan negerinya dengan usaha kerja keras untuk go internasional dengan cara mereka masing-masing.

Budaya yang paling melekat adalah dari segi kesopanan, dimana baik Korea maupun Jepang memiliki budaya sopan santun yang sudah ditanamkan sejak kecil.  Selain itu, budaya ‘membungkuk’ adalah hal yang pasti mereka lakukan sebagai bentuk penghormatan maupun permintaan maaf.

Orang-orang Asia Timur memiliki budaya yang sama yaitu 'membungkuk'. Sumber.
Orang-orang Asia Timur memiliki budaya yang sama yaitu ‘membungkuk’. Sumber.

Orang-orang Asia Timur termasuk orang-orang yang sangat ramah, meskipun mereka suka kurang percaya diri bahkan terbilang tsundere kalau bertemu atau berbicara dengan orang yang tidak mereka kenal. Di samping itu, orang orang Asia Timur juga punya budaya-budaya lainnya yang memiliki kesamaan. Kenapa? Karena pada zaman dahulu, ajaran moral dari ketiga negara ini berasal dari ajaran Kong Hu Chu dari Cina. Maka dari itu, negara-negara Asia Timur memiliki banyak sekali kemiripan yang sangat mudah kita temui, misalnya dalam bahasa. Baik Korea, Jepang bahkan Cina memiliki aksara (seni tulisan) sendiri-sendiri, meski pada zaman dahulu aksara Hanzi dalam Bahasa Mandarin pernah digunakan di seluruh wilayah di Asia Timur selama berabad-abad. Kemudian karena perkembangan zaman, akhirnya Jepang dan Korea membuat aksara sendiri untuk menciptakan ‘ciri khas’ dari masing-masing negara.

 

5. Teknologi

Bicara soal teknologi, kayaknya ini sih udah jadi rahasia umum seluruh jagad deh 😀 Ya, kalau dari teknologi sih, baik Jepang maupun Korea sama-sama sangat maju dan sama-sama bersaing ketat di pasar internasional. Salah satu hal yang membuatku salut adalah bahwa negara-negara Asia Timur sudah bisa memproduksi barang-barang elektronik secara mandiri, bahkan cenderung ‘menguasai’ seluruh pasar elektronik dunia. Coba lihat barang-barang di sekeliling kita, laptop, pendingin ruangan, televisi, gadget, mobil, motor dan sebagainya, semua merk impor semua, kan? Haha!

D0001303_Asian electronics3

 

6. Potensi Wisata

Baik Jepang maupun Korea. Dua-duanya sama-sama merupakan negara dengan empat musim. Namun untuk dikatakan sebagai destinasi wisata, nampaknya Jepang setingkat diatas Korea. Alasan yang paling klise adalah karena wilayah Jepang lebih luas dari Korea. Itu mengapa potensi wisata di Jepang juga lebih besar ketimbang Korea.

Gunung Fuji, salah satu gunung yang paling sering didatangi wisatawan. Sumber.
Gunung Fuji, salah satu gunung yang paling sering didatangi wisatawan

Tapi bukan berarti Korea ‘kalah telak’, walaupun negaranya kecil tetapi Korea juga punya pesona ‘unik’ yang bisa diunggulkan. Seoul sebagai ibukota Korea Selatan sekaligus sebagai pusat fashion merupakan salah satuh tempat wisata yang wajib dikunjungi! Bukan hanya gedung-gedung bertingkat atau mall-mall besar aja yang akan kita temui, tetapi disana kita juga bisa mengunjungi istana-istana kerajaan, museum dan pusat-pusat kesenian Korea.

seoul
Kota Seoul sebagai ‘jantung’ Korea Selatan.

 

7. Animasi

Meskipun dari segi hiburan agak ‘kalah’ dibanding Korea, ternyata Jepang masih punya satu keunggulan yang sudah dikenal di seluruh dunia. Seni animasi atau anime Jepang adalah yang paling populer. Bahkan bisa dibilang Jepang sekarang sudah menjadi ‘kiblat’nya animasi. Seperti yang kita tahu bahwa di Jepang sendiri, tayangan anime hampir setiap hari menghiasi televisi disana. Tidak jarang juga ada anime yang dibuatkan versi movie dan live action-nya. Selain anime, seni komik atau manga juga ikut mengiringi kepopuleran anime Jepang hingga saat ini.

Sebuah film live action, Shingeki no Kyoujin, yang diangkat dari manga dan anime berjudul sama.
Sebuah film live action, Shingeki no Kyoujin, yang diangkat dari manga dan anime berjudul sama.

Tidak mau kalah ‘lagi’ dengan Jepang. Ternyata Korea juga mulai meramaikan pasar animasi juga lho. Pernah nonton Larva? Nah, kartun lucu dengan dua ulat yang konyol dan menggemaskan ini ternyata juga ikut serta meramaikan televisi Indonesia, lho! Meskipun kartun monolog, tetapi kesan ‘lucu’nya pasti selalu kena! 😀

Ayoo siapa yang suka nonton ini setiap pagi? Sumber.
Ayoo siapa yang suka nonton ini setiap pagi?

Nah, bagaimana? Akiba-chan dan akiba-kei lebih suka yang mana nih? Baik Korea maupun Jepang sebenarnya punya kelebihan dan kekurangan di beberapa aspek sih ya, tapi kembali ke selera masing-masing. Kalau aku sih jujur aja lebih suka Jepang 😀 Hoho, bagi mimin sih, keduanya sama-sama keren. Pilih yang mana aja boleh sih. Yang penting atur waktu yaa antara nonton drama, baca manga sama kegiatan rutinitas kalian. Oke deh, itu aja untuk bahasan kali ini! Terus simak updatean baru kita deh biar gak kudet. Dan jangan lupa untuk share ke teman-teman kamu juga, ya? 😀

  • Mr-Blank

    Mimin kayaknya buat semua perbandingannya 1:1 😀 , hehhehehe jadi keliatan sama aja dah yang mana juga bagus 😀

    • Rekso Waskito

      Mungkin karena memang masing-masing punya kelebihan sendiri-sendiri,
      Kan Balik lagi ke orangnya mau suka yang mana, 😀

  • Kania Nadila

    Btw min, kecapi itu namanya ‘koto’ kalau di jepang. Aku juga lebih condong ke Jepang dibanding korea. karena menurut ku, dari segi cara pandang & pemikiran orang Jepang yang naturalis, itu “aku” banget. hehe XD